Pesona AKW Smaneka: Ikon Ajang Kreasi dan Kolaborasi Pelajar Bertalenta

1.157

inspirasicendekia.com, MALANG – Satu karya cukup monumental ditampilkan di atas panggung Adi Karya Whimeba (AKW) SMAN 1 Kepanjen (Smaneka), Sabtu (16/11) malam. Drama ritual dengan beberapa adegan yang ditampilkan, menjadi kreasi kolaboratif para pelajar bertalenta SMAN 1 ini.

Penampilan Whimeba Choir misalnya, begitu mengesankan membawakan musikalisasi drama Janger Bali. Dengan kostum dan atribut budaya adat Bali, beberapa siswa menyajikan adegan disertai lantunan paduan suara mereka. Sejumlah siswa lainnya mengiringi Janger dengan musik khas Bali.

Penampilan Janger garapan Whimeba Choir Smaneka ini menjadi salah satu opening pengisi acara AKW XII SMAN 1 Kepanjen. Ini merupakan jenis tari kreasi yang lebih baru, yang diadaptasikan dari aktivitas para petani yang menghibur diri karena lelah bekerja.

Menurut pelatih Whimeba Choir Smaneka, Alfeus Anton Fredianto, Janger menggambarkan cerita perjuangan seorang manusia yang harus bisa mengalahkan kekuatan jahat, yang bisa saja datang kapan saja.

Penampilan lainnya, sebuah tarian yang mengisahkan cinta bertepuk sebelah tangan. Juga, performance drama musikal remaja tentang romance yang tak kalah apik garapannya.

“Penampilan Whimeba Choir dan lainnya ini m diperankan oleh siswa-siswi yang memang selama ini sudah banyak meraih prestasi. Dan, pentas AKW menjadi ajang unjuk talenta, dengan berbagai kreasi (garapan) terbaru,” kata Kamalin Nur Laili, selaku organizer acara AKW 22 Smaneka, Sabtu (16/11) malam.

Adi Karya Whimeba Smaneka sendiri bisa dikatakan ajang kreasi tahunan paling bergengsi di sekolah ini. Menurut Kamalin, AKW Smaneka seperti sudah menjadi ikon even unjuk kreasi dan prestasi terbaik para pelajar berbakat, yang tidak asal penggarapannya.

“Calon pemeran dan penampil diambil dari seleksi tiap kelas, mereka lalu disatukan dalam karya kolaborasi. Butuh hampir tiga bulan kami latihan dan mempersiapkan ajang AKW ini,” beber Kamalin.

Puncak kreasi yang ditampilkan pelajar Smaneka pada AKW ke-22 ini adalah dance atau tari kreasi. Menurut Kamalin, kreasi dance ini paling disukai siswa-siswi, karena juga pas mengekspresikan jiwa mudanya.

Ia berharap, semua yang ditampilkan pada ajang AKW Smaneka ini tidak kalah dengan even lainnya di kota. Terlebih, dengan berani tampil unjuk kreasi, bisa menginspirasi dan memotivasi talenta-talenta yang dimiliki menjadi prestasi Kabupaten Malang nantinya. [min]

Berita Terkait