SMKN 1 Turen Pastikan Apar dan Instalasi Listrik Aman

MALANG – Antisipasi dilakukan pihak SMKN 1 Turen, menyusul kebakaran yang dialami, Minggu (27/3/2022) siang. Yakni, memaksimalkan alat pemadam api ringan (apar) dan pengamanan instalasi listrik.

“Musibah kebakaran kemarin tidak terduga, dan tidak ada kelalaian. Kami menduga, korsleting bisa juga disebabkan hewan dari luar. Apalagi, posisi gudang paling belakang,” jelas waka humas SMKN 1 Turen, Lilik Yulaika, di kantornya, Selasa (29/3/2022).

Dikatakan Lilik, apar sebenarnya juga sudah disiagakan di SMKN ini. Setidaknya, ada 17 unit apar yang dimiliki.

“Karena pas hari libur dan penjaga sekolah hanya yang piket saja. Jadi, ya tidak mampu mengatasi. Posisi kabel korsleting juga di bagian atas bangunan,” jelasnya.

Meski demikian, Lilik mengakui, pihaknya banyak melakukan evaluasi pasca dialaminya kebakaran. Selain ketersediaan apar, juga diupayakan penerbitan jaringan kabel listrik di semua gedung.

Bahkan, pelatihan penanganan kebakaran bagi karyawan juga kembali akan digiatkan. Termasuk, untuk lebih mengamankan dokumen dan arsip dari potensi resiko kerusakan (akibat kebakaran).

“Ya, semuanya untuk lebih mengantisipasi. Alat dan prasarana (jaringan) yang tidak hanya harus ramah lingkungan. Tapi, juga harus aman,” tandas Lilik.

Menurutnya, anggaran sekolah untuk mendukung sekolah ramah lingkungan dan aman ini juga bisa disediakan. Salah satunya, untuk menambah pengadaan apar di setiap gedung sekolah. [min]

Sebarkan berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *