ads

Setahun Pandemi, Trust Sekolah Tak Surut dengan Berprestasi

  • Save

inspirasicendekia.com, MALANG – Harapan masuk sekolah kembali semakin menguat setelah lebih setahun terdampak pandemi. Layanan yang tak berhenti dan capaian prestasi yang ada menjadi jaminan tersendiri bagi trust masyarakat terhadap satuan pendidikan (sekolah/madrasah).

Menghadapi situasi ketidaknormalan dan memastikan kegiatan pendidikan tidak vakum atau bahkan mati, memang harus dialami sekolah termasuk pelajar. Waktu setahun lebih tentunya bukan singkat, dan tidak mudah dilewati begitu saja. Terlebih, masih tetap ada harapan kuat pada dunia pendidikan di masa sulit pandemi.

Atensi dan kesadaran ini pula yang selama ini ada pada pihak sekolah. Harapan dan tujuannya jelas, agar masyarakat tetap percaya pendidikan menjadi kebutuhan vital yang harus dipenuhi untuk hajat hidup dan masa depan generasi mendatang.

Pihak SMPN 2 Turen Kabupaten Malang misalnya, memastikan komitmennya memenuhi kebutuhan pendidikan anak tetap berjalan selama pandemi. Bahkan, bisa dikatakan pandemi tidak serta merta mematikan apa pun yang masih bisa dilakukan satuan pendidikan.

Kepala SMPN 2 Turen, Sunardi MPd, mengaku tidak pasrah menghadapi masa sulit pandemi, dan menyurutkan komitmen memenuhi harapan pada pendidikan ini. Ini diwujudkan dengan sebaik mungkin tetap memaksimalkan sumberdaya sekolah, dalam memberikan pelayanan pada peserta didik meski harus belajar di rumah.

“Selama masa pandemi ini, semua tetap berjalan dan harus tetap berproses. Tidak ada yang dihilangkan sebenarnya, namun memang ada perubahan (proses),” kata Sunardi.

Perubahan yang dimaksud ini adalah mindset dan pola, dari yang sebelumnya konvensional dan manual menjadi serba online. Termasuk, kegiatan belajar dan pembelajaran yang harus dilakukan secara daring.

Tak hanya pembelajaran daring, kegiatan yang biasanya melibatkan langsung siswa dan guru, juga masih bisa dilakukan selama masa pandemi. Seperti kegiatan khusus dalam rangka peringatan hari besar, yang menjadi pengalaman memunculkan minat dan bakat siswa. Tetapi, semua dilakukan secara terbatas dan daring, sesuai protokol pencegahan Covid-19.

Capai Adiwiyata di Tengah Pandemi

Terus berproses di masa pandemi seperti yang dilakukan untuk pengembangan sekolah berbudaya lingkungan atau adiwiyata. SMPN 2 Turen, termasuk salah satu sekolah yang mempertahankan predikat Sekolah Adiwiyata meski dalam masa pandemi.

Menurut Kepala SMPN 2 Turen, Sunardi MPd, didapatkannya penghargaan sekolah adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, ini wujud dari upaya berproses terbaik yang tetap dilakukannya. Capaian adiwiyata ini juga berbuah didapatkannya dukungan program corporate social responsibility (CSR) pendidikan dari sebuah perusahaan, Selasa (30/3/2021) lalu.

Tepatnya, bantuan paket unit laptop dan handphone dari PT Indomarco Prismatama (Indomart). Selain SMPN 2 Turen, bantuan pendidikan yang juga diserahkan langsung Bupati Malang, Sanusi, juga diberikan pada pihak sekolah lain yang masuk Adiwiyata Provinsi Jatim. Yakni, SMP Negeri 1 Pakis, SMP Negeri 1 Dampit, dan MTs Negeri 2 Turen Kabupaten Malang.

Bagi Sunardi, didapatkannya predikat sekolah adiwiyata ini sebagai bukti, bahwa proses yang dilakukan sekolah tidak berhenti selama tidak diperbolehkan kegiatan tatap muka. Meski, diakui tidak banyak capaian prestasi yang bisa diraih dibanding kondisi normal bukan pandemi.

Karena itu, kata Sunardi, tidak bisa serta merta dikatakan bahwa pendidikan dan sekolah mengalami kemunduran atau stagnan. Apa yang sudah bisa dilakukan dan dicapai selama pandemi, lanjutnya, tidak fair dibandingkan dengan ketika situasi normal.

Ke depan, kata Sunardi, ketika pembelajaran tatap muka bisa dilakukan atau sebalinya tetap saja daring, maka proses dengan mindset dan pola baru yang tidak konvensional menjadi hal yang tidak boleh diabaikan sekolah.

“Tetap berproses itu yang terpenting, dan semua dimulai dari (pengelola) sekolah, apapun situasi dan kondisinya,” yakin Sunardi. [rul]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *