Plt Bupati Beri Penghargaan Juara Lomba Prestasi-Cerdas Cermat SMP

413

Inspirasicendekia.com, MALANG – Potensi terbaik mampu ditunjukkan sejumlah pelajar SMP pinggiran di Kabupaten Malang. Mereka pun mampu mengangkat prestasi sekolah dari even perlombaan yang diikutinya.

Setidaknya, ini tampak dari hasil ajang Lomba Siswa Berprestasi dan Lomba Cerdas Cermat (LCC) antar-SMP se Kabupaten Malang yang digelar Dinas Pendidikan, Rabu (7/8/2019).

Semua siswa juara lomba ini lalu diberi penghargaan langsung Plt Bupati Malang HM Sanusi, bersamaan dengan upacara pembukaan Kemah Pendidikan Karakter di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Rabu (7/8/2019) sore.

Pada final lomba yang dilangsungkan di Wanawisata Coban Rondo Pujon ini, tercatat tim SMPN 4 Kepanjen menjadi pemenang juara 1 LCC, diikuti tim SMPN 1 Gondanglegi (juara 2) dan SMPN 2 Pagak (juara 3).

Tim cerdas cermat SMPN 4 mampu mendapatkan skor tertinggi saat final lomba, yakni 90. Final LCC, diikuti 6 tim terbaik yang sebelumnya lolos tiga babak penyisihan. Sementara, tim SMPN 1 Gondanglegi yang terdiri dari Cindy Khoiryah, Rivalzaky Echa Ramadhan, dan Adellia Nurul Aini, mendapatkan skor akhir 60.

Sementara, siswa dari SMPN 2 Wagir menjadi yang terbaik juara 1 lomba Siswa Berprestasi. Peringkat juara 2 ditempati siswa SMPN 2 Sumberpucung dan juara 3 diraih siswa SMP Jenderal Sudirman Kalipare.

“Di babak perebutan cepat tepat kami kurang siap, namun banyak dapat skor pada babak perebutan ini,” kata salah satu anggota tim SMPN 1 Gondanglegi, Rivalzaky E. Ramadhan, usai lomba.

Menurutnya, soal mapel IPA Fisika yang didapati lebih sulit. Dan, soal-soal di final ini jauh lebih sulit dibanding babak sebelumnya.

Sementara itu, final lomba siswa berprestasi SMP diikuti 20 peserta. Saat final, mereka tampil presentasi karya tulis, membuat prakarya dan unjuk keterampulan seni budaya.

Hasilnya, terbaik lomba siswa berprestasi diraih Anisa Andriawati dari SMPN 2 wagir (juara 1), Revalza Mayro dari SMPN 2 sumberpucung (juara 2) dan Dimas Raditya dari SMP jendral Sudirman Kalipare (juara 3).

Dewan juri Lomba Siswa Berprestasi, Woro Praptiningsih MPd mengungkapkan, untuk karya tulis, temanya mengambil potensi wisata daerah. Sedangkan prakarya, yang dinilai pemanfaatan barang bekas, teknik pembuatan, dan komposisi atau tampilan hasil akhirnya.

“Masing-masing lomba memiliki tiga dewan juri. Juri dari masing-masing lomba tersebut menjumlah skor dan mencari rata-rata skor tiap peserta, lalu dirangking skor tertinggi sampai terendah,” jelas Woro. [sus/min]

Berita Terkait