Perkuat Revitalisasi SMK, Direktorat PSMK Canangkan Center of Excellence

MALANG – Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bakal mencanangkan pusat-pusat unggulan di SMK-SMK. Program ini diharapkan bisa melengkapi program Revitalisasi SMK dengan cakupan lebih luas.

Rencana memprogramkan pusat keunggulan bagi SMK di Indonesia ini seperti diungkapkan Kasubdit Sarana Prasarana Direktorat PSMK Kemendikbud, Hariyono MM, Sabtu (25/1/2020).

“Tahun 2020 ini Direktorat PSMK sedang merancang program kegiatannya dan anggarannya. Soal bentuk intervensi dan treatment apa saja ke SMK-SMK ditunggu saja. Salah satu unggulannya nanti berupa program Center of Excellence,” kata Hariyono, usai peresmian Ruang Praktik Siswa di SMKN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (25/1) siang.

Dijelaskan, secara substansi disain Center of Excellence serupa dengan program Revitalisasi SMK. Akan tetapi, lanjutannya, cakupan programnya lebih luas dan multi-treatment.

“Cakupan program Center of Excellence lebih luas, dengan lebih banyak intervensi dan treatment yang bisa diberikan pemerintah. Dan setiap sekolah juga bisa mengakses program ini jika memenuhi syarat yang ditentukan,” tegasnya.

Hariyono menambahkan, tidak hanya bantuan sarpras dan peralatan yang akan diberikan melalui program Center of Excellence ini. Namun juga, penguatan karakter siswa, pendukung pembelajaran, peningkatan kompetensi guru dan kerja sama dengan dunia industri.

“Persisnya belum bisa dipastikan seperti apa, termasuk pagu anggarannya. Masih pembahasan perubahan struktur dari Direktorat PSMK menjadi Direktorat Vokasi,” ungkap Hariyono.

Peresmian yang dilakukan di SMKN 1 Kepanjen sendiri berupa Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk kompetensi keahlian Teknik Otomotif Kendaraan Ringan. RPS dan peralatan bengkel ini merupakan bantuan dari Kementerin Keuangan melalui Kemendikbud senilai total Rp 1,9 miliar.

Kasubdit Hariyono juga memberi kesan apreasiasi atas terjadinya percepatan kemajuan dan perkembangan di SMKN 1 Kepanjen. Ia berharap, dapat dipertahankan budaya mutu yang sudah terjadi di SMKN ini.

“Sudah luar biasa potensi SMKN 1 Kepanjen ini. Performance fisiknya sudah bagus, juga tata kelolanya. Ke depannya, tinggal bagaimana mampu merawat peningkatan dan budaya mutu pendidikannya,” demikian Hariyono. [min]

Berita Terkait