Jadi Pusat Belajar, Guru Inti SMKN 1 Turen Fasilitasi PKP Guru Zonasi

936

inspirasicendekia.com, MALANG – Puluhan guru SMK mengikuti Diklat Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) di SMKN 1 Turen Kabupaten Malang, Sabtu-Minggu (23-24/11/2019). PKP berbasis zonasi ini difasilitasi tiga guru inti SMKN 1 sebagai Pusat Belajar program ini.

Diklat in-service training PKP ini dilangsungkan bagi sejumlah peserta dari tiga program keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan, Manajemen Perkantoran, serta Bisnis dan Pemasaran. Mereka adalah guru sasaran dari sejumlah SMK yang masih satu zonasi dengan SMKN 1 Turen.

“Kebetulan SMKN 1 Turen sebagai pusat belajar kelompok bisnis dan pariwisata (Bispar) yang ditunjuk pemerintah memfasilitasi PKP berbasis zonasi ini melalui narasumber guru inti yang ada,” kata Susiatining Rahayu, salah satu guru inti narasumber teknis PKP ini.

Jadi Pusat Belajar, Guru Inti SMKN 1 Turen Fasilitasi PKP Guru Zonasi

Dikatakan, selama PKP semua peserta diminta membuat rencana, melaksanakan, dan menghasilkan pembelajaran berbasis HOTS (High Order Thinking Skills). Termasuk menentukan apa model dan metode pembelajaran yang digunakan, hingga dalam penilaian.

“Jadi, harus utuh ya. Mulai pendekatan pembelajaran scientific-nya, lalu empat model discovery, inquiry, project, dan problem solvingnya, sampai penilaian harus berbasis HOTS,” jelas Susiatining.

Menurutnya, diklat PKP ini dilaksanakan hingga 15 Desember 2019 mendatang. Yakni, dengan lima kali diklat (in) dan dua kali magang lapangan (on). Setiap peserta juga diminta melaksanakan pembelajaran HOTS-nya lalu direview dan diakhiri post-test.

Sebagai pusat belajar kelompok Bispar, tiga guru SMKN 1 sendiri telah diberi training sebelumnya untuk menjadi guru inti oleh Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud melalui P4TK. Ketiganya adalah Miftakhul Munir MPdI (kompetensi akuntansi), Lilik Yulaika MPd (OTKP) dan Susiatining Rahayu (Pemasaran).

Jadi Pusat Belajar, Guru Inti SMKN 1 Turen Fasilitasi PKP Guru Zonasi

“Di sini, tugas guru inti harus mengimbaskan kepada para guru sasaran melalui PKP berbasis zonasi ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, saat hari pertama kegiatan ini dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Arif Khamzah MSi, juga Kasi SMK Cabang Dinas Kabupaten Malang Ramli MM.

Dalam sambutan pembinaannya, Kacabdin Arif Khamzah berharap, pengimbasan kompetensi pembelajaran berbasis HOTS ini bisa lebih meluas. Yakni, tidak hanya kepada guru sasaran zonasi, melainkan juga kepada lebih banyak guru dari sekolah yang mempunyai program keahlian sama. [min]

Berita Terkait