Cintai Lagu Nasionalisme, Apresiasi Paduan Suara SD Penuh Haru

853

inspirasicendekia.com, MALANG – Antusias dan semangat luar biasa terpampang pada raut muka 9 tim paduan suara SD se-Kabupaten Malang di Talok Turen, Sabtu (23/11/2019) siang. Memasuki pengujung acara, haru bahagia dan histeria seketika pecah, muncul bagitu saja di lokasi lomba ini.

Sorak bercampur tangis ini muncul dari tim dan pendukung paduan suara yang belakangan diketahui dari kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Mereka pun saling berangkulan sambil sesenggukan melepas tangis harunya. Salah seorang guru pendamping bahkan spontan sujud syukur atas diraihnya juara terbaik ini.

Karuan saja, prestasi juara ini sangat bermakna dan membanggakan semua. Terlebih, apresiasi yang diberikan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebagai penyelenggara begitu besar, memberikan bonus hadiah juara 1 sebesar Rp 10 juta.

Tak hanya tim peraih juara, kebanggaan pun datang dari tim juri. Bahkan, Dinas Pendidikan yang diwakili langsung Kepala Bidang SD, Slamet Suyono, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya pada totalitas dan kecintaan anak-anak tim peserta. Saking berkesannya, ia pun trenyuh memaknai nasionalisme yang begitu mereka jiwai selama lomba.

Tim ini dinilai terbaik oleh tiga tim juri, setelah penampilannya keduanya, bersama 8 tim lain yang mendapatkan peringkat terbaik babak sebelumnya. Dengan kostum unik adat nusantara yang dikenakan semua penyanyi, semua aspek penilaian tinggi didapatkan tim paduan suara kecamatan Dau ini.

“Ada empat aspek yang dinilai, dan bobot paling besar ada di vokal dan teknik menyanyinya itu sendiri. Nah, yang terbaik juara 1 ini vokalnya lengkap. Yakni, ada empat, sopran, tenor, alto dan bass,” terang ketua tim juri, Joko Priyono.

Menurutnya, paduan suara bagus adalah yang ada keseimbangan antara empat jenis vokal dan aransemen musiknya. Juga, soal tone atau nada-nada yang kuat, sehingga semua vokal tidak hilang.

Apresiasi khusus juga diberikan dari pengusaha pemilik pusat camilan Lumba-Lumba, Sucipto. Tambahan bonus senilai lebih dari Rp 12 juta diberikan tak hanya kepada tim juara 1, namun juga semua finalis enam besar. Ada juga hadiah khusus bagi konduktor terbaik yang diraih siswi SDN Ardirejo 04 Kepanjen.

“Bantuan yang kami berikan semata spontan saja. Ya, kami yang ketempatan acara rasanya kok berdosa, melihat anak-anak begitu antusiasnya,” kata Sucipto.

Dikatakan, ia memang kerap andil dan turut mendukung kegiatan pendidikan anak-anak. Ia pun berharap, semangat nasionalisme dan kecintaan anak melalui lomba semacam ini juga kelak bisa mengantarkannya menjalani apa yang dicitakanya dengan lebih pasti dan berhasil. [min]

Berita Terkait