ads

Gus Ali Ahmad Dorong Fasilitasi Subsidi Program JKN-KIS Bagi Kader Desa 

Foto: Anggota Komisi IX DPR RI, Ali Ahmad.

MALANG – Pentingnya program JKN-KIS BPJS Kesehatan belum sepenuhnya bisa diakses dengan mudah warga desa. Fasilitasi akses program ini coba didorong anggota Komisi IX DPR RI Ali Ahmad.

Inisiatif fasilitasi kemudahan akses program JKN-KIS ini disosialisasikan dalam acara yang dihadiri Gus Ali Ahmad dan perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Malang, di hall Bojana Puri, Rabu (15/9/2021).

Sosialisasi Program JKN-KIS ini diikuti peserta yang merupakan kader pembangunan masyarakat desa. Kegiatan ini digelar di dua tempat dan diikuti ratusan peserta perwakilan dari 20 kecamatan se Kabupaten Malang.

Dalam keterangannya, Ali Ahmad menekankan, pelayanan dalam program JKN-KIS bisa lebih dimaksimalkan cakupannya melalui berbagai sosialisasi langsung kepada masyarakat paling bawah. Selanjutnya, diharapkan masyarakat semakin terbuka kesadarannya dan program JKN-KIS bisa diakses seluas-luasnya.

Tercatat, didapati masih sekitar 60 persen warga Kabupaten Malang yang terdaftar kepesertaan dalam program JKN-KIS, baik kepesertaan mandiri maupun yang ditanggung pemerintah.

“Melalui peserta kader-kader di desa ini, kesadaran pentingnya JKN-KIS diharapkan lebih meluas. Sementara, bagi yang masih kesulitan mengaksesnya, bisa mendapatkan kemudahan. Salah satunya, ya dari subsidi,” demikian anggota DPR dari Fraksi PKB ini.

Bagi kelompok masyarakat khusus seperti kader-kader di desa, juga didorong kepesertaan JKN-KIS yang ditanggung pemerintah melalui subsidi. Yang bisa diusulkan misalnya, subsidi melalui DBHC (Dana Bagi Hasil Cukai) yang juga rutin diterima daerah (kabupaten/kota).

“Pelayanan program JKN-KIS bersubsidi bagi masyarakat ini sangat memungkinkan jika ada political will pemerintah daerah Kabupaten Malang. Dan, di sejumlah daerah didapati sudah menerapkannya,” demikian Gus Ali Ahmad. [min]

Sebarkan berita:

About Choirul Amin

Founder PT. Cendekia Creatindo

View all posts by Choirul Amin →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.