ads

Perkuat Softskills Kerja-Kewirausahaan, SMK MUTU Gandeng Pusat Karir UB

Foto: Penandatanganan naskah MoU antara SMK MUTU dengan UPT PKK UB. (ameen) 

MALANG – Pelajar SMK Muhammadiyah 7 (SMK MUTU) Gondanglegi mendapatkan fasilitasi lebih terkait keahlian kerja dan kewirausahaannya. Ini menyusul kerja sama SMK MUTU dengan pihak Universitas Brawijaya (UB) Malang. 
 
Kerja sama ini dimulai dengan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan SMK MUTU dengan UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (PKK) UB, Kamis (16/9/2021). Penandatanganan MoU dilakukan Kepala UPT-PKK, Agung Sugeng Widodo, dan Wakil Kepala SMK MUTU, Catur Sunaryadi. 
 
Dengan kerja sama ini, calon lulusan SMK MUTU yang ingin bekerja atau berwirausaha, diharapkan akan banyak dibekali berbagai kompetensi penunjang (soft-skills).
 
Dalam sambutannya, Catur Sunaryadi menyatakan, layanan pembelajaran di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi berorientasi pada kebutuhan siswa dengan tujuan bekerja, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha (BMW). Dengan begitu, fokusnya juga ditekankan diantaranya pada kepekerjaan dan kewirausahaan lulusan nantinya. 
 
Dikatakan, selama ini didapati hanya 3-4 persen lulusan yang berminat dan benar-benar berwirausaha. Sementara, sebagai calon pekerja masih perlu banyak ditunjang kemampuan softskills seperti komunikasi dan lain-lain, hingga mampu personal branding. Lulusan SMK kini juga harus ditunjang literasi dan kecakapan digital yang memadai. 
 
Sementara itu, Kepala UPT-PKK UB Agung Sugeng W mengungkapkan, keberadaan lembaganya merupakan pusat pengembangan karir berbasis kampus. Yang dilakukan, katanya, juga menjembatani kebutuhan pelatihan lulusan mahasiswa dengan profil dan kriteria kebutuhan angkatan kerja di perusahan-perusahaan.  
 
Dikatakan Agung, kerja sama dengan pihak SMK MUTU tersebut juga bisa diarahkan untuk menjawab kebutuhan penunjang kepekerjaan atau pengembangan karir kerja bagi lulusan SMK. Terlebih, dari berbagai survei yang dilakukan, masih kerap didapati lulusan masih kebingungan terkait masa depan karir atau profesinya. 
 
“Hal sederhana yang didapati, seperti saat membuat CV dalam lamaran kerja, harus bisa ditunjukkan apa potensi yang dipunyai. Ini tak jarang disepelekan oleh pelamar kerja,” bebernya. 
 
Agung Sugeng menambahkn, pihaknya terus mencoba mencari trik-trik supaya HRD perusahaan mau datang ke kampus, dan terbuka untuk rekrutmen bagi lulusannya. Melalui kerja sama ini, lanjutnya, kesempatan dan bagaimana kesiapan mendapatkan peluang kerja ini juga sangat mungkin didapatkan peserta yang menjadi binaan pusat karir di lembaganya. [rul]
Sebarkan berita:

About Choirul Amin

Founder PT. Cendekia Creatindo

View all posts by Choirul Amin →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.