Bantuan Pendidikan TisTas SMA/SMK Pemprov Jatim Dikucurkan Agustus

inspirasicendekia.com, MALANG – Masyarakat dan penyelenggara pendidikan SMA/SMK se Jawa Timur masih harus bersabar soal bantuan pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas) yang dijanjikan Pemprov tahun ini. Rencananya, bantuan operasional ini akan direalisasi Agustus 2019 mendatang.

Ini mengemuka saat acara sosialisai Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) SMA/SMK Jawa Timur di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Senin (23/7/2019) lalu. Sosialisasi terkait bantuan TisTas ini disampaikan langsung pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang diwakili Sekdin Ramliyanto.

Dalam paparan tentang BPOPP Dinas Pendidikan Jawa Timur, disebutkan bahwa realisasi pencairan bantuan ini sekitar Agustus 2019. Ini setelah tahapan verifikasi siswa calon penerima bantuan tuntas. Bagi siswa kelas X. verifakasi paling lambat 15 Juli 2019 lalu. Sedangkan, siswa kelas XI dan XII berdasarkan validasi dapodik cut off per 31 Januari 2019 lalu.

Disebutkan, pagu anggaran bantuan BPOPP SMA/SMK yang sudah disiapkan sejumlah Rp 904.867.840.000. Anggaran ini dibagi sebesar Rp 423,96 miliar lebih untuk SMA/SMK negeri dan Rp 420,9 miliar untuk SMA/SMK swasta.

Berapa nilai bantuan per siswa? Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur Suhartono menegaskan, skemanya menyesuai Surat Edaran Gubernur Jatim yang sudah berlaku beberapa tahun sebelumnya.

“Yang jelas semua siswa SMA/SMK negeri dan swasta, akan diberi bantuan melalui BPOPP dengan nilai sesuai SE Gubernur. Besarnya berbeda-beda tiap daerah,” jelas Suhartono.

Sesuai SE Gubernur Jawa Timur Nomor 120/2017, ditetapkan tiga kategori biaya pendidikan, yakni SMA, SMK Teknik dan SMK non Teknik. Rincian biaya SPP ditetapkan berbeda antardaerah berdasarkan indeks kemahalan harga.

Untuk jenjang SMA misalnya, ditetapkan Rp 2.850 ribu/tahun di Kota Malang, Rp 2.310 ribu/tahun di Kabupaten Malang, dan 2,7 juta/tahun di Kota Batu.

Sedangkan, untuk jenjang SMK ditetapkan sebagai berikut:

  • Kota Malang Rp 3,8 juta/tahun (Teknik) dan Rp 3,2 juta/tahun (non Teknik)
  • Kabupaten Malang Rp 3 juta/tahun (Teknik) dan Rp 2,6 juta/tahun (non Teknik)
  • Kota Batu Rp 3,6 juta/tahun (Teknik) dan Rp 3,1 juta/tahun (non Teknik).

Ditegaskan Suhartono, sudah dilakukan sosialisasi terkait skema dan penggunaan BPOPP sebelum pencairan dana bantuan.

“Sudah sosialisasi penggunaannya (bantuan TisTas) dan dana siap ditransfer ke daerah. Dengan bantuan ini, kami berharap ke depan pendidikan SMA/SMK lebih baik dan tidak ada lagi anak tidak sekolah karena kesulitan biaya,” tegasnya. [amn]

Berita Terkait