Angkat ‘Kerusakan Alam’, Pelajar SD Ini Tampil Lomba Bakat Berbahasa Inggris

inspirasicendekia.com, MALANG – Kemampuan berbahasa Inggris pelajar SD di wilayah kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang ditampilkan secara terbuka, Selasa (22/10/2019). Dikemas dalam tiga jenis lomba, mereka unjuk bakat berbahasa asing ini.

Trilomba Bahasa Asing ini adalah reading poem, singing a song, dan storytelling in English, yang bertema tentang lingkungan dan alam. Lomba dipusatkan di aula kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Kepanjen.

Tercatat, peserta lomba menyanyi paling banyak jumlahnya. Tiap peserta harus menyanyikan lagu ‘Heal the World’ yang dipopulerkan mendiang artis legendaris Machael Jackson.

Salah satu juri lomba singing, Chandra mengungkapkan, aspek penilaian lomba mencakup teknik dan kualitas vokal, harmoni dan interpretasi, serta penjiwaan.

“Banyak peserta suaranya bagus, tetapi kurang dieksplorasi penjiwaannya, jadi ekspresi saat menyanyi kurang. Sebaliknya, ada yang bagus ekspresinya namun teknik vokalnya masih lemah. Teknik vokal itu ada di cara pengambilan pernapasan yang benar,” jelas Chandra, sebelum pengumuman juara lomba.

Evaluasi juga diberikan wakil juri reading story. Menurutnya, lagi-lagi banyak peserta kurang dalam performance-nya. Menurutnya, masih kurang muncul ekspresinya, sehingga penilaian agak sulit dimasukkan dimana.

Meski begitu, ia cukup mengapresiasi penampilan peserta, dan mendapati membaca mereka tetap mengandung message (pesan) yang disampaikan di akhir penampilan.

Sementara, untuk lomba membaca puisi (poem), tiap peserta bisa memilih judul puisi yang ditetapkan. Salah satunya, puisi berjudl ‘The Poem for Natural Destroyer.’ Judul puisi ini juga berisi tentang kritik kerusakan lingkungan, sekaligus harapan agar alam tetap dijaga kelestariannya.

Ketua KKG Bahasa Inggris SD Kepanjen, Rina Trilis Setyoningsih mengatakan, trilomba keterampilan bahasa Inggris ini sudah tahun ketiga dan diinisiasi KKG Bahasa Inggris. Dikatakan, lomba diikuti pelajar dari 42 SD se wilayah Kecamatan Kepanjen.

“Kegiatan ini semata-mata bertujuan menggali bakat berbahasa Inggris anak-anak sekaligus wahana mengekspresikan bakat yang dimiliki. Kami sangat senang, peserta melihat begitu termotivasi dalam menampilkan kemampuannya,” kata Rina Trilis. [min]

Berita Terkait