Alami Kesenjangan, Kompetensi Guru Olahraga SD Butuh Perhatian Lebih

inspirasicendekia.com, MALANG – Keberadaan guru olahraga yang tergabung dalam rumpun Pendidikan Jasmani Olahrga dan Kesehatan (PJOK) SD masih mengalami kesenjangan. Butuh perhatian lebih agar memiliki kompetensi dan menghasilkan kinerja lebih tinggi.

“Selama ini, kami akui masih mengalami kesenjangan akses dibanding guru mapel lain. Soal kompetensi, guru olahraga SD masih perlu banyak lebih ditingkatkan,” kata Anas Fachruddin MPd, penguru KKG PJOK SD Kabupaten Malang, di sela workshop kepelatihan voli bagi guru SD, Minggu (5/1) siang.

Karena itu pula, lanjutnya, keberadaan KKG PJOK SD diharapkan bisa menjadi fasilitator bagi para guru olahraga untuk lebih meningkat kompetensi dan kinerjanya. Anas berharap, guru PJOK SD juga mendapatkan akses dan ruang lebih luas dan merata, sehingga bisa meningkat kinerja dan profesinya.

“Guru olahraga yang murni (lulusan SGO) jumlahnya semakin berkurang. Yang mengampu kegiatan olahraga siswa di SD nyatanya juga dari berbagai disiplin. Ya, perlu penguatan (kompetensi) pastinya,” tegasnya.

Dari kegiatan semacam workshop dan kepelatihan (coaching) misalnya, menurut Anas Facruddin guru olahraga akan bisa lebih diperkuat kompetensi pembelajarannya dengan utuh. Yakni, tidak hanya mencakup akademik siswa, namun juga motorik dan attitude-nya.

Jadi, lanjut Anas, pembelajaran olahraga itu bukan sebatas disiplin keilmuannya saja (sport science). Akan tetapi, lebih pada teknik motoriknya. Bahkan, jika perlu sampai pada spesialisasi pada bidang atau cabang keolahragaan tertentu.

Sementara itu, Ketua KKG PJOK SD Kabupaten Malang Mujianto menyatakan, masih banyak guru umum yang akhirnya mengampu menjadi guru olahraga. Bahkan, tidak semua SDN juga memiliki guru olahraga.

“Jadi, kami butuh peningkatan kompetensi kepelatihan guru olahraga seperti halnya yang diselenggarakan ini,” harap Mujiono.

KKG PJOK SD Kabupaten Malang sendiri telah menginisiasi terbentuknya kelompok kerja, juga beberapa kali kegiatan seperti workshop. Dalam waktu dekat, lanjutnya, direncanakan digelar pekan olahraga bagi guru olahraga, sebagai ajang silaturahim juga sharing penguasaan keolahragaan antarguru sejawat. [min]

Berita Terkait