ads

263 Penyandang Disabilitas Berebut Kursi PTN dengan 797 Ribu Peserta SBMPTN

  • Save

MALANG – Ujian tulis SBMPTN 2017 resmi dilangsungkan sejak Selasa (16/5). Sejumlah 797.738 peserta SBMPTN tahun 2017 ini akan berebut kursi PTN yang hanya berjumlah 128 kursi. Sejumlah 263 dari jumlah ini adalah penyandang disabilitas.

Dalam siaran pers Kemenristekdikti, Menteri Nasir mengungkapkan, peserta SBMPTN tahun 2017 ini mencapai 797.738 peserta. Rinciannya terdiri dari peserta PBT = 776.878 dan peserta CBT = 20.860 peserta. Sementara peserta SBMPTN 2017 yang berkebutuhan khusus sebanyak 263 peserta yang tersebar di 9 panlok kota. Para peserta ini berebut kuota kursi SBMPTN sejumlah 128.085 kursi.

Menristek Dikti Nasir menegaskan, peserta ujian yang berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas) dilayani sebaik-baiknya dan dilakukan pendampingan bila diperlukan.

“Misalnya, bagi 1 orang peserta tuna netra akan didampingi 2 pengawas khusus, satu pembaca soal, satu lagi membantu menuliskan jawaban dari peserta. Ingat bahwa semua memiliki hak yang sama untuk ikut ujian ini,” urai Nasir.

Sementara itu, lanjut Nasir, untuk statistik panlok dengan jumlah pendaftar terbesar, Jakarta menempati urutan pertama dengan jumlah pendaftar 68.764, disusul Medan dengan 60.144 peserta, kemudian Surabaya dengan 55.294 dan Bandung 51.961 pendaftar.

Namun, saat pengecekan langsung ke lapangan, Nasir mendapati banyak kursi yang kosong. Menurutnya, ini kemungkinan ada 2 sebab, sudah diterima di SNMPTN, atau penggantian bidang studi yang diminati.

Sementara Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN Ravik Karsidi, untuk soal yang dikerjakan antara yang penyandang disabilitas dan tidak, soalnya tetap sama. Hanya saja, katanya, berbeda dalam hal aksesibilitas, ada treatment khusus yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

Ravik menambahkan, untuk para peserta SBMPTN 2017 yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan akan menjalani ujian keterampilan. Ujian keterampilan bidang ilmu seni misalnya, terdiri atas tes pengetahuan dan keterampilan bidang seni terkait. Sedangkan, peserta ujian keterampilan bidang ilmu keolahragaan harus mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes keterampilan motorik.

Dikatakan, tes SBMPTN 2017 ini serentak dilakukan se-Indonesia yang dikoordinasikan oleh 42 panitia lokal (panlok), yang mencakup 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ujian keterampilan akan dimulai pada 17 Mei 2017 dan/atau 18 Mei 2017 di masing-masing PTN penyelenggara ujian keterampilan. Sedangkan, hasil ujian SBMPTN sendiri akan diumumkan pada Selasa, tanggal 13 Juni 2017 pukul 17.00 WIB dan dapat diakses pada laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id. [min]

Foto: Ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *