Resmikan Teaching Factory, SMKN 1 Turen Perkuat Peluang Kepariwisataan

inspirasicendekia.com, MALANG – Teaching Factory (TeFa) program kejuruan Tata Busana dilaunching SMKN 1 Turen, Rabu (12/2/2020). Fasilitas baru ini bakal memperkuat kompetensi keahlian dan peluang siswa terutama bidang pariwisata.

Peresmian gedung Teaching Factory SMKN 1 Turen ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Arif Khamza MSi. Turut mendampingi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan jajaran Kacabdin bidang Pembinaan SMK.

TeFa yang diresmikan ini dipusatkan di Gedung Edutel yang berada di lantai 2, di atas minimarket Kelas Industri Alfamaret. Usai meresmikan, dilakukan peninjauan Rumah Rensa Butik yang memajang berbagai karya baju dan perlengkapan asesoris, serta camilan hasil buatan siswa Tata Boga.

Selain gedung Tefa, SMKN 1 Turen juga meresmikan pemanfaatan dua gedung baru. Dua gedung ini diberi nama Graha Saraswati dan Graha Maheswari.

Peresmian gedung Tefa SMKN 1 juga dimeriahkan dengan acara Gelar Kolaborasi bidang keahlian pariwisata. Ajang ini menampilkan kemampuan terbaik dan karya siswa-siswi program keahlian Tata Boga, Tata Busana, dan Akomodasi Perhotelan.

Kacabdin Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Arif Khamza mengungkapkan, acara semacam ini sangat penting bagi penguatan kompetensi prakerja bagi siswa. Karena, skill siswa SMK ditunjukkan langsung kepada khalayak sekaligus disaksikan sejumlah praktisi usaha sektor terkait.

“Lebih bagus lagi, dengan adanya Teaching Factory, bisa dilanjutkan dengan link dan kerja sama dengan dunia usaha atau industri. Termasuk, bisa dimanfaatkan bagi lulusan untuk lebih menambah skill-nya,” harap Arif Khamza.

Fasilitas TeFa ini merupakan bantuan Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud. Usai peresmian, juga dilakukan acara penandatanganan MoU dengan dua mitra SMKN 1 Turen, yakni dengan pihak Ijen Suites Hotel untuk juruasan Perhotelan, dan owner My Kopi O! sebagai mitra jurusan Tata Boga.

Waka Humas SMKN 1 Turen Lilik Yulaika mengungkapkan, Teaching Factory yang diresmikan kali ini memang resmi bantuan pemerintah. Akan tetapi, Tefa bagi beberapa program kejuruan sudah lebih dulu ada dan dikembangkan di SMKN 1 Turen.

“Teaching factory program kejuruan Tata Boga dan Busana sebenarnya sudah jalan. Ada beberapa produk hasil TeFa yang dibuat anak-anak sudah banyak, dan sebagian juga laku dijual,” kata Lilik.

Sementara, lanjutnya, dengan dilakukan MoU dengan dua rekanan pelaku usaha baru tersebut, diharapkan akan tercipta lebih banyak peluang kerja bidang pariwisata dan industri kreatif bagi lulusan SMKN 1 Turen. [min]

Berita Terkait