Hujan Sebentar, Puting Beliung Kembali Terjang Wonorejo Singosari

Hujan Sebentar, Puting Beliung Kembali Terjang Wonorejo Singosari

Inspirasicendekia.com, MALANG – Kawasan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur kembali tersapu angin puting beliung, Senin (20/3) siang. Terjadinya angin puting beliung ini setelah sebelumnya muncul awan pekat di langit disertai hujan lebat yang terjadi sekitaran wilayah ini.

Lokasi daerah yang terkena terjangan puting beliung ini berada di RT 01 dan 02 RW 01 Dusun Blandit Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang sekitar pukul 12.00 WIB siang hari ini. Arofah, seorang warga RT 01/01 Desa Wonorejo membenarkan adanya kejadian alam ini.

“Iya pak, tadi sekitar pukul 11.30 WIB terjadi puting beliung di Dusun Blandit Desa Wonorejo. Sejumlah rumah tetangga rusak. Tadi sempat hujan tetapi cuma sebentar sekitar jam 1. Alhamdulillah, kalau rumah saya selamat,” terangnya dalam pesan singkatnya, Senin (20/3) petang.

Berdasarkan konfirmasi yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Karangploso, sebelum kejadian juga ditandai dengan munculnya awan CB yang berpotensi puting beliung, yang diketahui berada di kawasan daerah bencana tersebut.

“Ini tadi (pantauan cuaca) jam 12 sampai 2 siang pak. Ada awan CB (Cumulonimbus) yang cukup tebal yang mengakibatkan puting beliung tadi di Singosari,” kata Joko Budi Utomo, ST, kepala BMKG Stasiun Karangploso, saat dikonfirmasi, Senin (20/3) sore.

Hujan Sebentar, Puting Beliung Kembali Terjang Wonorejo Singosari

Dalam update peringatan dini cuaca Jawa Timur yang dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda hari ini pukul 13.00 WIB, sejumlah daerah termasuk Malang diperkirakan mengalami cuaca hujan sedang-lebat dan potensi angin kencang dan petir sesaat. Kondisi cuaca ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Apakah fenomena puting beliung bisa dikenali? Menurut Joko Budi, kecepatan angin puting beliung bisa mencapai 40 knot. Sementara, awan CB bisa mengumpul hingga 10 atau 12 kilometer puncak awannya. Meski begitu, lanjutnya, kapan terjadi puting beliung susah diprediksinya.

Awan Cumulonimbus (CB) sendiri memiliki ciri awan yang sangat pekat dan gelap. Awan ini dapat menyebabkan terjadinya angin kencang, puting belitung, hujan lebat dan hujan es.

Dari informasi yang dihimpun, bencana alam Puting beliung terjadi sekitar pukul 12.00 WIB hari ini di Dusun Blandit Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Akibat bencana alam tersebut, sementara dikabarkan ada korban luka 1 orang warga setempat. Korban yang masih anak-anak ini terluka akibat kejatuhan asbes rumah yang tersapu angin. Sementara, untuk rumah yang terkena angin puting beliung diperkirakan 80 rumah yang mengalami kerusakan. [rul]

Sebarkan berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.