Hasil SNMPTN 2019 Diumumkan Besok, 380 Ribu Siswa Gagal Bisa Jalur UTBK

719

inspirasicendekia.com, JAKARTA – Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2019 akan diumumkan sehari lebih cepat dari jadual semula. Rencananya, sejumlah 97 ribu siswa pendaftar yang lolos SNMPTN dirilis Jumat besok, 22 Maret 2019.

Pengumuman SNMPTN lebih maju ini dikarenkan proses seleksi dan pemeringkatan nilai rampung lebih cepat.

”Pengumuman dimajukan Jumat (22/3/2019) pukul 16.00 dari semula Sabtu (23/3),” ucap Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo Widyobroto, kepada awak media hari ini, Kamis (21/3/2019).

Dimajukannya jadual pengumuman ini, tentunya memberikan peluang bagi siswa yang tidak lolos SNMPTN untuk segera mendaftar ujian tertulis berbasis komputer seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (UTBK SBMPTN).

Dengan demikian, masih ada sisa dua hari setelah pengumuman untuk mendaftar UTBK SBMPTN gelombang I. Atau bisa mendaftar pada gelombang II yang dimulai 25 Maret hingga 1 April 2019 sampai pukul 22.00 WIB.

Menurut Budi Prasetyo, setidaknya akan ada 380 ribuan siswa yang gagal lolos SNMPTN. Sebab, jumlah pendaftar mencapai 478.070 siswa, sementara kuotanya maba PTN tahun ini hanya 97.000. Jumlah tersebut tersebar di 85 perguruan tinggi negeri se-Indonesia.

”Karena alur pendaftaran dan pembayaran UTBK SBMPTN hanya 1 x 24 jam, berkas-berkas harap dipersiapkan kembali. Mendaftar UTBK sebelum pengumuman SNMPTN, itu malah lebih baik,” imbau dosen Universitas Gadjah Mada itu.

Di Universitas Negeri Malang (UM) misalnya, tercatat jumlah peminat SNMPTN 2019 mencapai 52.621 orang untuk program Sarjana (S1). Padahal, daya tampung atau pagu mahasiswa baru yang disediakan hanya sejumlah 3.354 orang.

Dari jumlah tersebut, pihak UM masih merinci yang diterima sejumlah 2.661 orang dan daya tampung sejumlah 2.608 orang.

Kepala Humas UM Yuyun Wahyuni mengungkapkan, daya tampung merupakan kuota bagi calon mahasiswa. Tetapi, yang diterima kadang jumlahnya lebih besar karena mengantisipasi ada calon maba yang lolos SNMPTN, namun tidak mendaftar ulang.

“Keketatan SNMPTN 2019 program S1 mencapai 6 81 persen. Keketatan yang dimaksud adalah persaingan peluang diterima, antara jumlah peminat dan daya tampung yang tersedia,” demikian Yuyun Wahyuni, Kamis (21/3/2019) siang. [min]


Beri Komentar
Berita Terkait