ads

Berliterasi dengan Gembira, Siswa dan Guru Madrasah Bedah Buku di Trotoar

  • Save

inspirasicendekia.com, MALANG – Pemandangan tak biasa tampak di depan Kantor Bupati Malang di Jalan Panji Kepanjen, Senin (29/4/2019) sejak pagi. Sepanjang trotoar kanan-kiri jalan ini, terpajang beberapa ornamen display terbuka yang cukup menarik pengendara.

Seperti di trotoar yang persis ada di sekitar kantor Koramil Kepanjen, setidaknya ada lima titik stand bertema literasi. Oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang dan jajarannya, didampingi Asisten Bupati bidang Kesra Trilambang S, stand-stand ini lalu dikunjungi satu persatu.

Sejumlah buku dipajang sedemikian rupa di rak dan papan meja. Buku-buku ini sejatinya merupakan hasil tulisan para guru madrasah tsanawiyah dan ‘aliyah (MTs/MA). Ada juga pangung kecil acara bedah buku tulisan dua guru MTsN 1 Gondanglegi Malang.

Menariknya, pada stand literasi MTsN 2 Lawang, tidak hanya karya tulisan siswa yang ditampilkan, melainkan pula terlihat proses kreatif siswa membuat gambar komik dan kartun.

“Ini karya langsung siswa menggambar wajah bapak kepala Kemenag. Silahkan diterima bapak,” kata seorang guru pembimbing sembari menunjukkan dan menyerahkan gambar kartun yang sudah dibingkai kepada Kepala Kemenag Dr Mustain.

Acara yang sejatinya dipusatkan di halaman pendopo Kantor Bupati Malang ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei mendatang. Selain festival literasi dengan bedah buku, juga ditampilkan tarian Saman dan fashion budaya ibu-anak juga di atas trotoar.

“Semua yang ditampilkan ini sejatinya merupakan potensi alamiah para guru dan siswa madrasah. Banyak potensi luar biasa yang muncul dalam acara ini,” kata kepala Kemenag Kabupaten Malang, Dr Mustain, Senin (29/4) siang.

Mustain juga menyatakan apresiasinya terhadap para guru madrasah yang telah berhasil menghasilkan karya buku. Menurutnya, ada setidaknya 16 buku karya guru yang sudah diterbitkan.

“Ada satu guru bahkan telah menerbitkan tulisan dalam buku ketujuhnya,” imbuh pejabat murah senyum ini.

Tak hanya kemampuan literasi, kecakapan karakter dan kreativitas pelajar madrasah juga sangat tampak. Mereka cukup anggun dengan kostum busana hasil kreasi daur ulang nan apik dengan memegang buku masing-masing.

Sejumlah siswa juga membawa poster cantik bertuliskan pesan cinta buku dan membaca. [min]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *