Tiga Pegulat Kota Malang Jajal Atlet Dunia di Open Tournament Bulgaria

Inspirasicendekia.com, MALANG – Pegulat profesional asal Kota Malang kembali meramaikan arena turnamen gulat dunia. Setidaknya, tiga pegulat Malang menjajal lawan negara lain di even Open Tournament di Bulgaria pekan ini.

Pegulat Indonesia yang berangkat ke Bulagaria semuanya berjumlah 5 (lima) atlet. Tiga diantaranya, merupakan pegulat andalan dari Kota Malang Jawa Timur. Yakni, Hasan Sidik, Supriono, dan Arif Suro Dinoyo.

“Ya, atlet yang berangkat ke Open Tournament Bulgaria adalah pegulat di kelas grego semua. Mereka pegulat senior, namun ada yant masih bisa turun di Turnamen U23 ini,” kata Fatkhurrahman, pelatih Pusat Latihan Gulat Rahman Camp, yang turut mendampingi atlet di turnamen dunia ini.

Dikatakan, para atlet gulat ini melakoni tiga agenda sekaligus selama di Bulgaria. Yakni, mengikuti Open Tournament Under 23 di Blagoevgrad Bulgaria yang digelar selama 7-10 Februari 2019. Dilanjutkan, pada 12 sampai 26 Februari 2019 menjalani Training Camp di Teteven – Bulgaria. Agenda terakhir, selama 28 Februari sampai 3 Maret 2019, mengikuti Open Tournament Senior di RUSE – Bulgaria.

Para pegulat Malang ini, adalah Hasan Sidik di kelas 60 kilogram, Arif Suro Dinoyo di Kelas 67 kg, dan Supriono di Kelas 77 kg. Satu lagi, pegulat asal Kabupaten Malang, Agus Fajar turun di Kelas 87 kilogram.

Menurut Atung, panggilan coach Fathurrahman, yang main di open turnamen U23 ini hanya pegulat Lulut Gilang Saputra (82 kg) dan Supriono (77). Tetapi, keduanya masih belum mampu membanggakan Indonesia dan gagal menjadi juara.

Dari jumlah peserta 11 negara, hasil tim gulat Indonesia berada di peringkat buncit tanpa poin. Dari 10 kelas tanding, tuan rumah Bulgaria tak terkejar dengan poin total 190, disusul Rumania dengan poin 156 dan Turki dengan nilai 124 poin.

Terpisah, pelatih PGSI Kota Malang Wahyudi membenarkan debut atletnya di open turnamen Bulgaria. Dari tiga pegulat Kota Malang ini, Hasan Sidik merupakan atlet yang diandalkan meraih juara, karena beberapa kali pengalaman kejuaraan internasional.

“Hasan Sidik merupakan pegulat paling senior dengan usia sekitar 30 tahun. Turnamen internasional yang diikutinya sudah keempat kali. Pegulat ini juga peraih medali emas PON Jawa Barat 2015 lalu,” kata Wahyudi.

Dua pegulat lain, lanjutnya, Supriono dan Arif Suro Dinoyo, juga cukup bisa diandalkan. Keduanya sama-sama pernah menjuarai dan mendapatkan medali emas Kejurnas Senior Gulat Jawa Tengah 2018 lalu. [rul]

Berita Terkait