Sama-sama Daftar Jumat, Ini Perbedaan Dua Paslon Pilbup Malang

MALANG – Iring-iringan kendaraan mengantarkan keberangkatan paslon bakal kandidat Pilbup Malang kubu Sanusi – Didik Gatot Subroto (SanDi), Jumat (4/9) siang. Rombongan kubu petahana ini berangkat dari lingkungan Ponpes PPAI Ketapang Kepanjen, menuju Kantor KPU Kabupaten Malang di Jalan Panji.

Pasangan bakal calon SanDi tampak berdiri menyapa warga sepanjang perjalanan Kantor KPU di atas mobil jeep terbuka. Keduanya mengenakan pakaian atasan putih, begitu juga para pendukungnya.

Setiba di Kantor KPU kabupaten Malang, tidak semua petinggi partai pengusung paslon kandidat bisa masuk ruangan untuk menyerahkan pendaftaran. Pihak KPU membatasi jumlah pengusung yang mendamping paslon SanDI, karena tetap harus menerapkan protokol kesehatan cegah covid-19.

Sekretaris DPW PDIP, Sri Untari, ketua bappilu paslon SanDi, Hari Sasongko, yang mendampingi langsung pendaftaran paslon petahana ini, hingga verifikasi administrasi selesai.

“Saya tadi berangkat dari ponpes PPAI Ketapang, karena di situ dulu tempat belajar ayah Saya. Jadi, ada nilai sejarahnya tersendiri,” kata Sanusi, saat sesi keterangan pers usai mendaftar sebagai calon didampingi pasangannya, Didik Gatot Subroto.

Sanusi juga menegaskan makna jargon Malang Makmur yang diusungnya, sebagai visi misi dalam pencalonannya pada Pilkada Kabupaten Malang 2020 ini. Turut mendampingi, enam petinggi partai politik pengusungnya. Yakni, PDIP, Gerindra, NasDem, Golkar, PPP dan Demokrat.

Selain itu, pendaftaran juga diiringi doa seribu tokoh lintas agama yang ditampilkan secara virtual di mobil LED Malang Makmur. Doa lintas agama tersebut menayangkan video secara live dari 33 Kecamatan di Kabupaten Malang dalam merestui sekaligus mendoakan kemenangan Sanusi-Didik.

’’Kami tidak bisa sendiri dalam menjadikan Kabupaten Malang Makmur, butuh kebersamaan dan saling rangkul dari berbagai pihak. Dukungan dan doa adalah awal yang berharga bagi jalan pengabdian SanDi,’’ kata Sanusi.

Berbeda halnya, kubu yang bakal menjadi rival SanDi, paslon Latifah Sochib dan Didik Budi Mulyono (LaDub), memasuki komplek Kantor KPU Kabupaten Malang pada sore hari sekitar pukul 15.45 WIB. Saat menuju Kantor KPU, paslon ini sempat diarak dengan menaiki dua becak yang berjalan beriringan.

Kedua paslon LaDub ini lalu diantarkan pendukungnya berjalan kaki diiringi musik hadrah sejumlah santri. Seragam warna hijau tua tampak mendominasi atribut yang dipakai pengusungnya. Partai PKB menjadi pengusung utama paslon ini, ditambah Partai Hanura. [rul]

Berita Terkait