ads

Perkuat Kemampuan Akademik dengan Mengasah Bakat Minat

Kegiatan Ekstrakulikuler SMPN 1 Gondanglegi
  • Save

Pendidikan memiliki satu tujuan agar bisa mengangkat martabat dan derajat orang yang mengenyamnya. Dengan wawasan dan keilmuan yang banyak, seseorang diyakini akan mampu meraih sukses dan meningkatkan kesejahteraannya.

Akan tetapi, sesuai jenis kemampuan manusia, tidak hanya kemampuan kognitf yang nantinya bisa membuat sesorang sukses atau tidak kelak. Ada pula kemampuan lain yang menjadi potensi dan bisa dikembangkan dalam diri kita. Seperti, kecakapan artistik, motorik, visual, atau segenap kemampuan interpersonal lannya.

Di sekolah, semata mengenyam pelajaran di kelas sesuai beban kurikulum, adalah untuk memenuhi kebutuhan akademik guna meningkatkan kompetensi, kecerdasan, dan wawasan keilmuan kognitif. Sementara, siswa juga membutuhkan pengayaan dan pengalaman keterampilan sesuai minat, bakat, dan kecakapannya.

Baca Juga:
Pimpin KONI 2016-2020, Asyari Ajak Majukan Prestasi
Soal UN Ukur Kemampuan Akademik Siswa Lebih Utuh

Kegiatan pengembangan diri dalam berbagai ekskul itulah yang nantinya menambah dan menseimbangkan kemampuan siswa agar bisa berhasil dalam kehidupannya kelak. Sebut saja ekskul bakat olahraga, seni, bahasa, kepramukaan, atau keagamaan.

Bagi siswa, sejumlah kegiatan ekskul atau pengembangan diri ini menjadi modal yang mampu menjembatani dirinya meraih prestasi, mendapatkan kemudahan lain, hingga sebuah kesuksesan cita-cita.

Sebut saja Supadi Noval Eka Prasetya, mahasiswa Universitas Brawijaya yang beberapa kali berprestasi di ajang lomba disain tingkat nasional, mengaku mendapati banyak keberhasilan berkat kebiasaan yang didapat dari minatnya di bidang kepramukaan.

Menurutnya, kegiatan pramuka itu adalah wadah untuk menggali dan mengembangkan bakat yang ada dalam diri siswa atau peserta didik.

“Pramuka adalah ekskul yang komplit, semua ada di dalamnya, dan semuanya dilatih di dalamnya. Mulai dari kedisiplinan, manajemen waktu, kepemimpinan, kompetisi, kekompakan tim, loyalitas, karakter pribadi, kesetiaan, dan lain sebagainya, seperti yang terkandung dalam janji setia pramuka dasa dharma pramuka. Pramuka sangat cocok untuk membentuk generasi muda berkarakter pemimpin bangsa,” katanya kepada inspirasi.cendekia, Kamis (9/6/2016).

Noval sendiri pernah sangat aktif di kegiatan kepramukaan MTs-MA Al Islam Wonokerto, kecamatan Bantur. Baginya, dari pramuka ia mendapatkan semangat kompetisi, kepemimpinan, kerja sama, dan manajemen diri yang baik. Termasuk kemampuan public speaking dan pelatihan mental.

Lain halnya Suradi, siswa yang masih duduk di kelas 8 SMPN 1 Pujon, Kabupaten Malang. Siswa yang berminat pada olahraga permainan catur ini belum lama ini menjadi pecatur remaja yang berhasil berkompetisi di ajang O2SN SMP tingkat Jawa Timur.

Terbiasa bermain catur memberi keuntungan terendiri baginya. Catur bisa membuat Suradi lebih tenang dalam belajar. Menurutnya, sejak bisa catur, ia pun merasakan pelajaran matematika menjadi lebih mudah dan bisa lebih menguasai pelajaran hitung menghitung dan pengukuran ini.

Pewarta: Choirul Ameen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *