inspirasicendekia.com, MALANG – Penyaluran bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I tahun sudah dilakukan sebagian besar desa. Memasuki bulan Maret 2021, bantunan tunai sebesar Rp 300 ribu/KK penerima manfaat ini masih tersalurkan untuk bulan Januari saja.
Penyaluran bantuan tunai Dana Desa Tahap 1 ini menyusul terbitnya Peraturan Bupati Malang Nomor 3 Tahun 2021 yang disahkan baru beberapa hari sebelumnya. Sementara, pencairan Dana Desa ke kas desa sendiri dikabarkan sudah bisa dilakukan per tanggal 15 Februari 2021 lalu.
Berdasarkan sumber yang diperoleh dari Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Malang, penyaluran BLT DD ini sesuai lampiran daftar desa yang bisa menyalurkan bantuan Tahap 1 yang dibagi dalam beberapa tahap (batch). Tercatat, penyaluran sudah dilakukan di setidaknya 329 desa, dari total 378 desa, di Kabupaten Malang hingga hari ini.
Di wilayah kecamatan Kepanjen misalnya, penyaluran BLT DD Tahap 1 baru bisa dilakukan sejak akhir Februari lalu. Sebagian desa di Kepanjen menyalurkan bantuan tunai reguler ini pekan pertama Maret 2021. Meski demikian, penyaluran BLT-DD kecamatan Kepanjen termasuk periode paling awal (batch-1).
Pantauan inspirasicendekia.com, Desa Panggungrejo termasuk yang paling akhir menyalurkan bantuan tunai dana desa, yakni pada hari ini, Senin (8/3/2021).
“Iya, sudah selesai (disalurkan kepada penerima manfaat) pagi jam 10 tadi, mas,” kata kades panggungrejo, Haerul, Senin (8/3) siang.
Sebelumnya, penyaluran bantuan yang sama juga dilakukan di balai desa Jatirejoyoso Kepanjen, Kamis (4/3/2021). Sejumlah 90 orang warga setempat menerima bantuan yang diberikan secara tunai ini. Total pagu proyeksi dana BLT Dana Desa yang diberikan sejumlah Rp 135 juta.
Kepala Desa Jatirejoyoso Kepanjen, Didit Budi Mulyo mengungkapkan, pengusulan dan pengesahan dana desa termasuk untuk bantuan langsung tunai sudah dilakukan sejak akhir 2020 lalu. Tetapi, memang penyaluran masih untuk satu tahap bulan Januari saja.
Dikatakan Didit Budi, disalurkannya bantuan tunai dana desa ini kepada 90 orang yang tidak termasuk penerima bantuan sosial tunai. Jika ada peralihan, lanjutnya, maka bisa dilakukan perubahan penerimanya melalui rapat dan ditetapkan dengan peraturan kepala desa.
Dikonfirmasi soal BLT dana desa, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Suwaji menyebut, masih tersisa setidaknya 19 desa yang bahkan belum mengajukan pencairan dana. Jumlah desa ini tersebar di 8 (delapan) kecamatan, dan paling banyak di kecamatan Tumpang dan Karangploso masing-masing 5 desa.
Dikatakan, penyaluran BLT dana desa bergantung kesiapan tiap desa, dan penyaluran tahap 1 per januari pengajuannya baru Februari dan Maret 2021 ini. Jadi, desa yang mengatur jadwal penyalurannya sesuai kesiapannya.
Suwaji menegaskan, bagi desa yang belum mengajukan, sudah diimbau segera memenuhinya melalui camat.
“Melalui camat dan kades, pengajuan Dana Desa tahap I untuk BLT DD agar segera diajukan. Minggu ini (harus) clear semuanya,” demikian Suwaji melalui pesan whatsappnya, Senin (8/3). [min]