Kontroversi Monster Laut Berusia 520 Juta Tahun dan Memiliki 18 Tentakel di Mulut

270

Inspirasicendekia.com, MALANG – Sebuah penemuan fosil monster laut di China diklaim menjadi kunci jawaban dari misteri asal-usul nenek moyang ubur-ubur sisir.

Monster yang dijuluki Daihua sanqiong tersebut dianggap memiliki banyak kemiripan karakteristik anatomi dengan makhluk laut modern yang menggunakan sisir silianya untuk berenang di lautan.

Peneliti utama Jakob Vinther dari Bristol University bahkan berkata bahwa spesies baru ini bisa jadi adalah saudara jauh dari ubur-ubur sisir.

“Dengan fosil-fosil ini, kami dapat mencari tahu informasi dari mana asal ubur-ubur sisir. Walaupun selama ini kita tidak pernah mempermasalahkan mengenai asal-usul dari ubur-ubur bukan berarti ubur-ubur tidak pernah mengalami evolusi,” ujarnya.

Vinther pertama kali melihat Daihua sanqiong ketika berkunjung ke Yunnan University di China. Dia ditunjuki sekumpulan fosil yang telah mereka temukan, termasuk monster laut yang misterius ini.

Namun, yang menarik perhatian Vinther adalah kemiripannya dengan ubur-ubur sisir. Salah satunya adalah rambut silia besar pada tentakelnya.

Perlu untuk diketahui, silia juga merupakan salah satu karakteristik utama bagi ubur-ubur sisir. Makhluk tersebut menggerakkan silianya yang kemudian menyala terang dalam air.

Selain itu, Daihua Sanqiong juga memiliki 18 tentakel di mulutnya sehingga menyerupai bunga. Karakteristik ini mirip dengan Xianguangia, Dinomischus dan Siphusauctum.

Dalam rekonstruksi baru ini, para peneliti mengklaim bahwa nenek moyang ubur-ubur sisir memiliki kerangka dan tentakel. Tentakel ini kemudian berevolusi menjadi sisir dengan silia. (*)


Artikel ini merupakan hasil olahan redaksi dari livescience.com. Anda juga dapat mengirimkan tulisan kepada inspirasicendekia.com melalui email [email protected] dengan subject “Pembaca Menulis – Judul Tulisan Anda”. Artikel diharapkan dikirim dengan format .doc atau .docx (Ms. Office) dan disertai gambar pendukung!

Berita Terkait