Jaring Bakal Calon Pendamping, Sam HC Tak Mau Wabup Sekadar Ban Serep

inspirasicendekia.com, MALANG – Konvensi untuk menjaring bakal calon wakil bupati Malang dilakukan tim panitia seleksi Malang Jejeg, Rabu (15/1). Penjaringan bakal calon N2 yang bakal mendampingi Heri Cahyono (Sam HC) ini, akan dipilih dengan benar-benar selektif.

“Konvensi ini kami gelar serius. Tugas wabup juga berat. Dan siapa yang maju mendampingi Saya, jangan sebatas jadi ban serep,” kata Heri Cahyono, usai pembekaan Konvensi Calon di YNO Hotel Kepanjen, Rabu (15/1) siang.

Sam HC menegaskan, bahwa tugas bupati dan wabupnya nanti mestinya memang harus dibagi. Ia lalu menggambarkan bahwa tidak semua urusan ditangani sendiri jika terpilih menjadi bupati.

“Gambarannya, bupati akan menangani sekitar 60 (persen), sisanya harus diurusi seorang wabup. Ini karena tugas dan pekerjaan kepala daerah sangat banyak dan berat,” kata Sam HC.

Lalu, seperti apa kriteria sosok calon wabup yang diinginkan? Heri Cahyono menegaskan, harus memiliki integritas kuat dan kapasitas yang dibutuhkan layaknya seorang kepala daerah.

Sam HC menambahkan, jika sosok calon pendampingnya harusnya tidak akan memiliki kapasitas yang sama dengan dirinya, karena harus mampu menjadi penyeimbang.

“Kami pastikan yang dipilih nanti adalah yang mengikuti konvensi hari. Jadi, gak mungkin dari luar. Siapa yang dipilih tim pansel, ya itu yang terbaik,” tegasnya.

Dalam konvensi ini sendiri, setidaknya muncul 11 (sebelas) nama peserta konvensi yang sudah mengambil formulir pendaftaran. Diantara, pengacara senior Gunadi Handoko, dan Heribertus. Ada juga satu peserta perempuan, yakni Mei Nafisa.

Selama seleksi, mereka akan dihadapkan tim yang beranggotakan 6 orang. Diantaranya, Luthfi J Kurniawan (pendiri MCW), Radar Pancadhana (budayawan), dan Abdul Kodir (pengamat kebijakan). [min]

Berita Terkait