Antisipasi Taruhan Pilkades Serentak, Polres Siagakan Tim Saber

Inspirasicendekia.com, MALANG – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Malang yang kerap dibarengi maraknya tindakan botoh (perjudian) diantisipasi aparat keamanan. Untuk meminimalisir kecolongan aksi botoh yang bisa menganggu pelaksanaan Pilkades serentak ini, pihak Polres Malang menyiapkan sedikitnya 50 personelnya.

Apel gabungan Pemerintah Kabupaten Malang bersama Polres Malang untuk pengamanan Pilkades Serentak digelar di Lapangan Satya Haprabu Polres Malang, di Kepanjen, Senin (3/4) pagi. Dalam apel tersebut, juga dilaksanakan pengukuhan tim Sapu Bersih (saber) judi atau botoh (petaruh) dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Malang tahun ini.

Kapolres Malang AKBP. Yade Setiawan Ujung SIK SH MH, usai apel pengamanan pilkades mengungkapkan, Polres Malang melibatkan 50 anggotanya dalam pengamanan Pilkades serentak ini. Termasuk untuk mengamankan botoh yang jelas masuk dalam pidana perjudian, yang biasanya marak setiap ada pemilihan kades ini.

“Botoh masuk kategori perjudian yang dimodifikasi ke ajang Pilkades. Karenanya, jika ada pelaku botoh yang tertangkap, akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, yakni pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 7 tahu ,” ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Senin (3/4).

Terkait aksi botoh ini, pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat untuk ikut mengawasi dan berani melapor apabila mendapati orang atau hal-hal yang mencurigakan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pilkades. Namun, lanjut AKBP Ujung, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kemunculan botoh tersebut.

Menurutnya, tim khusus Saber judi atau botoh ini sebagai bentuk antisipasi yang akan diterjunkan ke lapangan untuk mendeteksi kemunculan botoh. Upaya preventif dilakukan dengan menggalakkan patroli dari Polres maupun Polsek ke seluruh desa yang menggelar Pilkades. Terutama mendekati pelaksanaan Pilkades yang akan digelar pada akhir bulan April 2017 ini.

“Kami akan siapkan tim dari Sabhara, Serse dan Intelijen. Mereka akan diterjunkan untuk mengawasi apabila ada pergerakan botoh di Pilkades,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna usai mengikuti apel mengatakan, pembentukan tim saber judi guna mengantisipasi kemunculan para botoh yang bergerilya ke desa-desa yang membuat warga sangat terusik. Ia menegaskan adanya sanksi bagi botoh yang sengaja merusak berjalannya pilkades serentak ini.

“Pesta demokrasi tingkat desa ini biar berjalan tertib.Tidak ada ampun bagi yang tertangkap,” tegas Rendra.

Terpisah, anggota Komisi A DPRD Zia Ulhaq mengungkapkan, dewan mengapresiasi langkah cepat Polres Malang dalam membentuk tim khusus Saber Botoh ini. Ini karena keberadaan botoh cukup mengganggu jalannya demokrasi di Pilkades dan bisa mengendalikan pilkades.

“Pilkades harus fair, sehingga kades yang dihasilkan akan menjadi harapan masyarakat. Adanya botoh bahkan menentukan seseorang calon jadi kades,” kata Zia.

Terkait hal ini, Zia Ulhaq juga berharap Polres bisa membuat spanduk dan selebaran resmi di setiap desa yang akan melaksanakan pilkades. Menurutnya, dalam pengumuman itu harus dikasih nomor telpon untuk lapor dan pengaduan manakala warga menemui ada praktik perjudian selama tahapan Pilkades serentak ini. [min]

Sebarkan berita:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *