Dengan Sahur On The Road, UMM Ajak Tunawisma Nikmati Sahur dan Barbeque

MALANG – Sahur di pinggir jalan dengan konsep barbequ terlihat di kawasan Pasar Besar Malang pada Kamis dini hari, 5 Maret 2026. Kegiatan tidak biasa itu digelar Universitas Muhammadiyah Malang melalui program Sahur On The Road (SOTR).

Dalam kegiatan kolaborasi UMM dengan komunitas Muhammadiyah University Riders (MURID) ini, tidak sekadar membagikan makanan sahur. Para relawan juga mengajak tunawisma, tukang becak, hingga pengguna jalan untuk menikmati sahur bersama dengan konsep barbeque sederhana di pinggir jalan.

Suasana ini menghadirkan kebersamaan yang hangat antara sivitas akademika dan masyarakat yang menjalani aktivitas di ruang-ruang kota pada waktu dini hari.

Komunitas MURID sendiri adalah komunitas motor yang beranggotakan dosen dan karyawan UMM, yang turut bergerak bersama dalam rombongan Sahur On the Road, menjangkau sejumlah titik di pusat Kota Malang.

Ketua komunitas MURID, Zakarija Achmat, M.Si., yang akrab disapa Jack, menjelaskan bahwa komunitas ini resmi terbentuk pada tahun 2018, meskipun embrionya telah muncul dari pertemuan informal antaranggota sebelumnya.

Dalam pelaksanaannya, rombongan SOTR bergerak mengelilingi sejumlah titik di pusat Kota Malang, terutama di kawasan sekitar Alun-alun dan pasar yang pada malam hingga dini hari menjadi tempat beristirahat bagi kelompok masyarakat marjinal.

Para relawan berhenti di beberapa lokasi untuk membagikan makanan sahur sekaligus mengajak para tunawisma, tukang becak, serta pengguna jalan yang melintas untuk makan bersama.

Konsep barbeque sederhana yang dihadirkan dalam kegiatan ini memberikan pengalaman sahur yang berbeda. Makanan dimasak langsung di lokasi sehingga menghadirkan suasana yang lebih akrab dan hangat di tengah kebersamaan.

“Saya sendiri bahkan baru pertama kali makan sahur seperti ini. Begitu ada undangan dari Humas UMM untuk mengikuti SOTR, saya langsung siap. Rasanya menyenangkan karena kita bisa berbagi sekaligus makan bersama masyarakat,” kata Jack.

Sementara itu, Kepala Humas UMM, Maharina Novia Zahro, M.Ikom. menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial kampus kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan seperti para tunawisma.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan kegiatan sosial yang dapat mempertemukan civitas akademika dengan masyarakat secara lebih dekat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Sahur tidak hanya tentang makan, tetapi juga tentang berbagi serta mempererat silaturahmi antara kampus dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan Sahur On The Road ini, UMM memanfaatkan momentum Ramadan untuk menghadirkan dakwah sosial yang lebih membumi dan inklusif.

Kolaborasi bersama komunitas MURID juga menunjukkan bahwa aktivitas kampus tidak hanya berpusat pada ruang akademik, tetapi dapat hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan sederhana yang sarat dengan nilai kepedulian dan kebersamaan. [Redaksi]

Sebarkan berita:

About Choirul Amin

Founder PT. Cendekia Creatindo

View all posts by Choirul Amin →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *