MALANG – Layanan air minum berkualitas prima bagi warga Kabupaten Malang disediakan Pemkab Malang, bersamaan menjelang tahun baru 2026. Air yang siap minum langsung dari kran pipa air ini, hasil pengembangan pilot project Zona Air Minum Prima (ZAMP) Perumda Tirta Kanjuruhan.
Awal peluncuran ZAMP Tirta Kanjuruhan ini dilakukan Bupati Malang H. Sanusi, di halaman Pendopo Panji, sebelum digelarnya Istigasah dan Doa Bersama Korpri Kabupaten Malang, menyambut Tahun Baru 2026, pada Rabu (31/12/2025) tengah malam.
“ZAMP ini adalah salah satu layanan air berkualitas yang diberikan Pemerintah Kabupaten Malang, melalui Perumda Tirta Kanjuruhan, untuk warga Kabupaten Malang,” kata Bupati Sanusi.

Saat resmi melaunching ZAMP, Bupati Malang, bersama Sekdakab Malang, Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan, Kapolres Malang, Ketua DPRD dan beberapa pejabat lainnya, langsung meminum dalam tumbler yang berisi air hasil ZAMP bersama-sama.
“Ini layanan air siap minum langsung dari kran dengan kualitas tinggi, aman dan dapat dikonsumsi tanpa perlu dimasak dulu,” kata Abah Sanusi, panggilan karib Bupati Malang.
Dengan pilot project ZAMP ini, lanjutnya, diharapkan ke depan bakal menjadi program andalan Perumda Tirta Kanjuruhan.
“Tentu kami mengapresiasi khusus kepada Tirta Kanjuruhan, yang sudah menciptakan inovasi air prima, yakni air siap minum yang sudah sesuai dengan standar kesehatan,” ungkap Bupati Sanusi.
Terapkan Standar Ketat Kesehatan Air
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan, H Syamsul Hadi menyampaikan, di-launching-nya ZAMP ini, semata-mata agar warga Kabupaten Malang semakin sehat. Lantaran air minum yang dikonsumsi benar-benar sudah sesuai dengan standar kesehatan.
Menurutnya, layanan ZAMP ini adalah air yang disediakan melalui jaringan pipa baru, dengan kualitas air yang memenuhi standar laboratorium air yang sehat. Pemantauannya langsung menggunakan teknologi moderen berbasis digital.
Syamsul mengungkapkan, air siap minum itu baru tersedia di zona khusus wilayah sepanjang Jalan Panji Kepanjen, Kabupaten Malang.
Yakni, tersedia di kantor Bupati Malang, kantor DPRD Kabupaten Malang, kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dan kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Malang. Termasuk juga ada di RSUD Kanjuruhan, juga Markas Kodim 0818.
Masih kata Syamsul, tujuan layanan ZAMP ini memang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain bisa mengurangi penggunaan kemasan plastik, menurutnya diharapkan juga bisa mencegah stunting.
“Jadi manfaat dari ZAMP nantinya adalah kesehatan bisa meningkat, kualitas air terjamin, kemudahan akses terhadap air siap minum. Ini lebih praktis dan hemat serta ramah lingkungan,’’ sebutnya.

Syamsul lalu menjelaskan, terkait zona khusus yang menyediakan air minum langsung dari kran dengan kualitas tinggi itu. Dipilihnya beberapa lokasi di sepanjang Jalan Panji Kepanjen karena beberapa alasan.
Selain kawasan tersebut menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Malang, kata Syamsul, fasilitas jaringan pipa air minum yang ada di kawasan tersebut, sudah memadai untuk digunakan ZAMP.
“Sumber air utamanya berasal dari sumber Dieng. Air kemudian ditampung di menara air dan diolah pada instalasi gas chlor, sebelum dialirkan melalui jaringan pipa baru ke lokasi ZAMP yang ada di delapan titik,” demikian Syamsul Hadi. (*)