ads

Tingkatkan Daya Saing, Revitalisasi SMK Diperkuat Inpres No 9/2016

  • Save

Inspirasicendekia.com, MALANG – Kesempatan pengalaman magang atau pun keterserapan kerja bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bakal lebih terjamin. Ini seiring diperkuatnya revitalisasi SMK melalui kebijakan link and match dengan kalangan usaha dan industri.

Revitalisasi SMK berbasis link and match ini diperkuat dengan diterbitkannya Instruksi Presiden RI (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumberdaya Manusia Indonesia. Tindak lanjutnya, pemerintah melalui Sekretariat Kabinet RI telah mengeluarkan Surat Edaran perihal Penyampaian Salinan Inpres No 9/2016 tertanggal 13 September 2016 lalu.

Dalam Inpres No 9/2016 ini dengan eksplisit menginstruksikan 9 Kementerian, BUMN, dan BNSP untuk melaksanakannya. Tiap Kementerian/Lembaga ini memiliki kewajiban masing-masing terkait upaya merevitalisasi SMK mulai proses pembelajaran, penjaminan mutu, hingga penyiapan untuk keterserapan lulusannya.

Terkait hal ini, pihak Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian RI telah mengeluarkan surat perihal pengembangan link and match SMK dengan Industri. Dalam surat yang dikeluarkan tanggal 3 Februari 2017 lalu ini, pihak Dirjen memerintahkan setiap industri memiliki setidaknya lima SMK di sekitar menjadi binaannya. Setidaknya ada 11 industri BUMN maupun swasta yang sudah ditunjukkan pemerintah melakukan pembinaan SMK di Jatim ini.

Sejumlah SMK di Jatim dipastikan akan menjalin kesepahaman dengan pihak industri terkait sesuai program keahlian masing-masing. Di SMK-SMK ini siap diperkuat jalinan link and match-nya dengan sebuah perusahaan BUMN. Salah satunya, dengan PT Pabrik Gula Rajawali I. Selasa (28/2) ini, launching tahap I pembinaan dan pengembangan SMK oleh industri dilangsungkan dengan penandatanganan dokumen Perjanjian Kerja sama kedua pihak.

Setidaknya, ada 7 (tujuh) SMK di Jatim yang bermitra dengan PT PG Rajawali I yang berkantor di Jl Undaan Kulon 57-59 Surabaya ini. Yakni, SMK Adhikawacana Surabaya, SMK Mutu Gondanglegi, u tiga jurusan. SMK Turen, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, SMK Gula Rajaeali Madiun, SMKN 1 Mejayan Madiun, SMKN Kota Madiun.

Suherman, waka humas SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi mengungkapkan, pihaknya bermitra dengan PT PG Rajawali 1 untuk memperkuat kompetensi siswa untuk tiga program keahlian yang ada. Yakni, jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Komputer dan Jaringan, dan Teknik Ototronika.

“Kami harus menandatangani nota Perjanjian Kerja sama antara PT PG Rajawali I dan SMK Muhammadiyah 7 tentang Pembinaan dan pengembangan SMK berbasis kompetensi yang link dn match. Harapannya, akses prakerin atau pun rekrutmen kerja lulusan tidak lagi sulit terutama di perusahaan BUMN,” katanya. [min]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *