Penganekaragaman Makanan Lokal, SMKN 1 Turen Jalin Kerja Sama DKP

711

inspirasicendekia.com, MALANG – Kompetensi dan inovasi keahlian pelajar SMK di bidang jasa boga perlu terus mendapatkan dukungan penguatan. Terlebih, untuk penganekaragaman pangan lokal yang nantinya bisa menghasilkan produk bernilai jual lebih tinggi.

Ini setidaknya seperti sudah dilakukan SMKN 1 Turen yang menjalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama ini resmi dilakukan di sela kegiatan Lomba Kreasi Resep di SMKN 1 Turen, Kamis (26/9/2019).

MoU Kerja Sama ini diteken Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Ir M Nasri Abdul Wahid dan Kepala SMKN 1 Turen, H Sali Rochani, disaksikan Bupati Malang HM Sanusi, yang juga bekesempatan membuka acara lomba. SMKN 1 Turen sendiri merupakan SMK dalam Kelompok Bisnis, Manajemen dan Pariwisata.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Nasri A. Wahid mengungkapkan, apa yang dimiliki dan dikembangkan oleh siswa kejuruan (SMK) dalam pengolahan pangan memang patut diapresiasi. Salah satunya, memberi kesempatan mereka menunjukkan kemampuannya dalam mengkreasi berbagai resep makanan.

“Semua makanan kudapan dan camilan kreasi mereka recommended. Contohnya singkong, yang harga bakunya hanya Rp 3.000, tadi saya tanya bisa dijual Rp 50.000 setelah dibuat dalam bentuk olahan,” kata M Nasri.

M Nasri menambahkan, kondisi pangan di Kabupaten Malang mengalami surplus dalam hal ketersediaan pasokan. Akan tetapi, lanjutnya, masih belum diimbangi dengan inovasi yang bisa menambah nilai jualnya.

“Nah, sumberdaya yang ada di SMK ini yang diharapkan bisa menerima hilirisasi pangan lokal yang dihasilkan. Inovasi olahan mereka lah yang juga sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Turen Sali Rochani mengungkapkan apresiasinya kepada pihak DKP yang bisa melibatkan SMK untuk lebih berkreasi.

“Kegiatan semacam ini sangat penting bagi anak-anak, karena bisa membangkitkan kreativitas dan inovasinya melalui menu-menu yang dibuat. Jadi, mereka juga punya kesempatan mengembangkan kompetensinya,” ungkapnya.

Sali Rochani berharap, dukungan bagi kreativitas SMK bisa meluas. Seperti, dari Dinas Perdangan dan Perindustrian atau Dinas Pariwisata yang bisa bersama-sama mewujudkan lahirnya kreasi baru dari siswa untuk industri boga khas Kabupaten Malang. [min]


Beri Komentar
Berita Terkait