Alumnus Terbaik UMM Direkrut Di Perusahaan Multinasional. Ini Kisahnya

998

Www.inspirasicendekia.com, MALANG – Lulusan Universitas Muhammadiyah Malang diakui kompetensinya oleh perusahaan multinasional. Salah seorang alumnus terbaiknya, Safrilla Putri Camendini, berkesempatan bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) Firma Ernst and Young (EY) Indonesia.

“Saya sebagai satu-satunya alumnus UMM yang saat itu mendaftar di EY merasa bangga dengan almamater saya, karena berhadapan dengan alumnus kampus-kampus ternama,” ujar Safrilla saat diwawancara via WhatsApp, Rabu (17/7) siang.

Ernat and Young merupakan firma yang berkantor pusat di London Inggris dan dinobatkan sebagai The Big Four Accounting Firms oleh International Accounting Bulletin. Sementara, Kantor Akuntan Publik (KAP) sendiri merupakan badan usaha yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan dalam memberikan jasanya.

Diceritakan Safrilla Putri, saat mengikuti prosedur tes masuk ada begitu banyak alumnus dari kampus-kampus ternama lainnya yang turut mendaftar. Seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Bina Nusantara (Binus), dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

“Bahkan ada juga yang berasal dari Singapura, namun saya tetap merasa optimis,” lanjut putri Setu Setyawan MM, yang juga salah satu staf pengajar di UMM ini.

Setelah tes rekrutmen ini, Safrilla akan diangkat sebagai staf Assurance/Junior Auditing dengan melewati masa probation atau karyawan magang terlebih dulu. Selama masa Probation di EY ini, ia mengaku banyak kecakapan yang ia dapat selama berkuliah di UMM yang sangat membantu kemampuan profesional dan social skill.

Anak ke kedua dari dua bersaudara ini lulus kuliah April 2019 lalu dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94 dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik. Semasa berkuliah juga, Safrilla Putri juga menggembleng diri di organisasi internasional AIESEC UMM guna mengembangkan potensi kepemimpinannya.

Aktif di organisasi, sambungnya, jadi modal terbesarnya diterima bekerja di EY. Di AIESEC UMM misalnya, selain melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris, di situ soft skill anggota juga benar-benar dilatih. Kompetensi ini diakuinya sangat amat berpengaruh dan membantu saya saat (seleksi) wawancara. [hms/min]


Beri Komentar
Berita Terkait