Tanpa Juara Bertahan, Tropi Bupati Malang Cup Berpindah ke MILS

Inspirasicendekia.com, MALANG – Piala bergilir kejurnas sepatu roda Bupati Malang Cup kini menjadi milik tim Malang Inline Skates (MILS). Pada lanjutan Bupati Malang Cup (MBC) VII 2018, tim asal Kota Malang ini pun puas membawa piala kebanggaan sepatu roda ini.

Berpindahnya piala bergilir MBC VII ini setelah para atlet MILS berhasil membukukan banyak medali. MILS keluar sebagai juara umum kelas speed pada kejurnas Malang open ini.

“Atlet kami bisa merajai di kelas speed dengan perolehan 8 medali emas, 6 perak dan 1 perunggu. Hasil di kelas speed ini tidak kami prediksi sebelumnya, tetapi anak-anak bermain bagus,” demikian Dwi Erfan Yudianto, sekreatris MILS, sebelum penyerahan piala juara umum, di sirkuit sepatu roda Kanjuruhan, Minggu (4/11) sore.

Mochmad Erfani Ainur Rohman, pelatih yang turun mendampingi atlet MILS menambahkan, sukses para atletnya tidak lepas dari skill individu, serta kerjama sesama atlet. Kekompakan semu pihak dalam mendukung tim juga turut menentukan keberhasilan anak asuhnya menjuarai MBC VII ini.

Terangkatnya prestasi tim MILS, menurutnya juga tidak terlepas dari peran atlet andalanya, Yossy Aditya Nugraha. Pesepatu roda yang pernah sukses di ajang PON 2016 lalu ini berhasil memborong empat medali emas dan menjadi motivasi positif bagi rekan-rekannya sesama atlet.

Di bawah MILS Malang, juara umum 2 kategori speed diraih tim Rush Inline Skates Surabaya, dengan perolehan medali 7 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Sementara, peringkat juara umum ketiga diduduki tim Silver Indonesia Sidoarjo, dengan catatan medali 5 emas, 6 perak dan 3 perunggu.

Sementara itu, Yuhartono, Technical Delegate Sepatu Roda kejurnas BMC VII 2018 mengungkapkan, di Jawa Timur persaingan dominasi sepatu roda setahun terakhir terjadi antara atlet Sidoarjo dan Malang. Potenai sepatu roda Malang berkembang mengalahkan Surabaya yang mulai menurun.

Sayangnya, kata Yuhartono, munculnya tim MILS Malang menjadi juara umum MBC VII tahun ini kurang mendapatkan rivalitas kompetisi yang ketat. Tim juara bertahan KIS Karawang, terpaksa absen karena alasan padatnya jadual kompetisi.

Selain kategori speed, juara umum kelas standard MBC VII 2018 diraih tim lokal KIS Kabupaten Malang, Mahesa Gresik dan Bisa dari Banyuwangi. [min]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.