Beranda KILAS Karnaval Bersih Desa Kedung Pedaringan, Meriah dan Basah-basahan

Karnaval Bersih Desa Kedung Pedaringan, Meriah dan Basah-basahan

103
0
BERBAGI

Inspirasicendekia.com, MALANG.KAB – Karnaval Bersih Desa Kedung Pedaringan Kepanjen berlangsung meriah dan penuh kreativitas warga setempat, Minggu (8/10) siang. Meski harus diguyur hujan saat karnaval sedang berjalan, acara ini tetap menyedot antusias warga.

Banyak hal menarik tampak dalam karnaval yang digelar untuk meramaikan kegiatan tahunan bersih desa ini. Tak hanya soal kreasi dan aksi penampilan, minat peserta juga Desa Kedung Pedaringan juga layak diapresiasi.

Lihat saja penampilan karnaval Alien yang diperankan warga RT 05/RW 01. Iringan-iringan pasukan alien yang berjumlah 45 an orang ini tampak kompak dengan tarian yang dimainkan bersama-sama. Satu diantaranya adalah Diko (3,5), bocah batita yang tampak asik menari bersama peserta lain tanpa mempedulikan air hujan yang menerpanya.

“Kami latihan hingga dua minggu. Kami juga melakukan gotong royong iuran warga sejumlah Rp 35 ribu per KK bagi yang mmpu. Hasilnya terkumpul hingga Rp 5 juta,” terang seorang warga RT 05 yang turut mendampingi karnaval warga kampungnya.

Ada juga penampilan dari warga RT 11 dengan kostum serba putih dan sarung kotak-kotak hitam-putih ala Bali. Sebagian peserta dari RT ini membawa replika gunungan Tumpeng raksasa.

Karnaval Bersih Desa Kedung Pedaringan, Meriah dan Basah-basahanPenampilan atraktif disajikan peserta flower artcarnival dari RT 03/RW 01. Setidaknya 7 model perempuan flower art carnival ini begitu anggun dengan kostum masing-masing. Ratna, salah satu model flower carnival, tampak menikmati tampil dengan kostumnya dengan gaun putih. Ia mengaku ingin tetap melanjutkan pawai hingga finish meski kondisi hujan cukup deras.

“Iya, lanjut saja meski kehujanan. Enggak bakalan bubar di tengah jalan sebelum finish,” katanya.

Dilanjutkan penampilan yang tak kalah menarik dari RT 12. Arak-arakan barisan dan tarian peserta pawai dengan kostum ala suku Dayak yang ditampilkan warga kampung ini pun cukup atraktif.

Tidak menggunakan kostum dengan bahan kain layaknya flower carnival, mereka memakai kostum dari bahan kain goni yang didisain dengan motif sedemikian rupa. [rul]

PILIHAN REDAKSI:
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here