Gerus Pusamania 5-1, El Loco Momok!

Inspirasicendekia.com, MALANG – Laga final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (12/3) malam ini, bak milik tim Arema FC. Sang predator Arema FC, Christian ‘El Loco’ Gonzales, menjadi momok yang begitu menakutkan bagi tim pertahanan lawan Pusamania Borneo FC (PBFC).

Dominasi tim kebanggaan Aremania pada babak pertama laga final yang disaksikan langsung Presiden RI Joko Widodo ini sudah terlihat. Ball possession menunjukkan 60%:40% lebih banyak dikuasi para pemain Arema FC. Hingga menit 20 serangan Arema lebih ofensif, hingga memaksa pertahanan Pusamania Borneo FC dijaga lebih ketat. Paruh awal babak pertama ini, para pemain Arema mengepung pertahanan hingga menguasai separo lapangan.

Arema FC akhirnya mampu mencuri gol pertamanya saat memasuki waktu memasuki beberap detik sebelum water break babak pertama. Pemain belakang Arema FC yang baru bergabung, Hanif Syahbandni, yang berdiri bebas depan kotak 16 PBFC menendang keras bola liar ke sisi atas gawang kiper Pusamania. Bola liar ini berawal dari tendangan bebas mematikan Adam Alis di sektor kanan pertahanan tim lawan, yang mengenai gawang dan memantul ke tengah kotak penalti, namun gagal dihalau dengan sempurna pemain belakang Pusamania.

Teror Sang predator El Loco, terjadi saat laga memasuki menit 37. Berawal kasalahan fatal dilakukan pemain belakang Pusamania dan kiper. Akibat salah pengertian back pass bola yang dikerja Gonzales, namun bola justru memperdaya kiper sendiri karena berdiri terlalu maju depan gawangnya.

Peluang gol hampir terjadi lagi. Bola liar backpass terkejar Gonzales yang lepas dari offside. Beruntung, kali ini kiper yang maju masih bisa menghalangi laju Gonzals.

Menit 42, Gonzales menunjukkan dirinya sebagai momok. Ia berhasil menciptakan gol keduanya setelah berhasil memanfaatkan kelengahan bek lawan dan merebut dari kakinya. Bola kemudian dicocor saja dengan tenang oleh Gonzales dan menggetarkan jala gawang lawan.

Sisa waktu babak pertama tidak mampu membangkitkan tim Pusamania Bornea untuk membalas ketertinggalan. Sebaliknya, pertahanan PBFC yang dikenal kuat menjadi begitu rapuhnya akibat kesalahan fatal pemain belakang. Kiper dan lini belakang PBFC seperti kehilangan kepercayaan diri akibat gempuran dan gol-gol Arema FC.

Hingga berita ini ditulis, dua gol tambahan Gonzales tercipta masing-masing pada menit 52′ dan 68′ babak kedua. Dua gol ini lahir dari kaki Gonzales berkat kecerdikannya lolos dari jebakan offside dan dari sektor kiri pertahanan Pusamania Borneo.

Sementara, gol balasan tim Pusamania pada menit 70 lewat sundulan keras Firly tepat di depan Kurnia Meiga yang sempat mengenai mistar gawang atas. Skor sementara masih 5-1 untuk Arema FC hingga turun minum babak kedua. [rul]

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.