Beranda APRESIASI Duta Anti Narkoba 2017, Ini Dia Pengalamannya

Duta Anti Narkoba 2017, Ini Dia Pengalamannya

1308
0
BERBAGI

 

Inspirasicendekia.com, MALANG.KAB – Panggung Pendopo Agung Kantor Bupati Kabupaten Malang menjadi pusat perhatian Jumat, 21 Juli 2017 malam. Sejumlah 20 remaja putra-putri dengan busana adat secara bergantian berada di panggung untuk menunjukkan talenta dan segenap kemampuan yang dipunyai.

Para remaja ini merupakan finalis Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2017 yang berkompetisi di malam grandfinal saat itu. Mereka merupakan siswa-siswi terbaik dari sekolah SMA/MA/SMK di Kabupaten Malang yang memperoleh kumulatif nilai yang mencakup prestasi, pengalaman organisasi serta tes tulis dan wawancara.

Sebelum ditetapkan sebagai Duta Anti Narkoba 2017, satu persatu finalis dihadapkan dengan berbagai pertanyaan. Diantaranya tentang upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia maupun Kabupaten Malang, khususnya apa yang harus dilakukan oleh pelajar Duta Anti Narkoba.

Presentasi tentang upaya antinarkoba ini disampaikan di hadapan juri yang terdiri dari unsur Akademisi, Duta Wisata atau Joko-Roro Malang dan BNN Kabupaten Malang. Hasilya, pasangan M. Renaldi Bagus Wijayanto dari MAN Gondanglegi dan Eka Fahrun Nisak Ramadhani dari SMA Negeri 1 Kepanjen ditetapkan sebagai Juara 1 Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2017.

Kepada inspirasicendekia.com, M. Renaldi Bagus W mengaku mendapati pengalaman cukup seru dan tegang saat mengikuti grandfinal kemarin. Meski, selama mengikuti ajang Pemiliha Duta Antinarkoba ini ia mengaku persiapannya mulai dari awal sampai akhir cukup banyak.

Duta Anti Narkoba 2017, Ini Dia PengalamannyaMenurut Renaldi, sebagai duta berarti  menjadi perwakilan atau public figure yang concern pada kegiatan pencegahan narkoba di lingkup wilayah Kabupaten Malang. Tentunya dalam menjadi seorang duta antinarkoba, ia dan teman-temannya harus peduli dan ikut aktif mengkampanyekan program program P4GN khususnya di kalangan remaja dan anak sekolah.

“Tantangan mengahadapi narkoba, yaitu membentuk pola pikir dimana kita harus bisa membedakan mana yang baik dan yang buruk buat kita, bahwa narkoba itu sangat berbahaya,” kata putra pasangan Joni Prayitno dan Kutiani ini, Minggu (23/7).

Pemilihan Duta Anti Naroba Kabupaten Malang 2017 digelar BNN Kabupaten Malang bekerja sama dengan Pemkab Malang. Kegiatan merupakan rangkaian Peringatan Hari Anti Narkoba (HANI) 2017.

Pemilihan Duta Anti Narkoba sendiri dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi. Seleksi pertama telah dilaksanakan pada 12 Juni 2017, terjaring sejumlah 124 peserta yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tulis. Kemudian disaring lagi menjadi 40 besar untuk maju pada seleksi tes wawancara.

Panitia Duta Anti Narkoba 2017 juga menetapkan Runner-up 1 Putra
Revanzah Michael Ardhana (SMAN 1 Kepanjen) dan Putri Novica Arshita Putri (siswi SMAN1 Sumberpucung). Sedangkan runner up 2 putra diraih
Ganesha Madya Putra (SMAN 1 Tumpang) dan putri
Nikmatul Aulia (MAN Gondanglegi). [rul]

Print
PILIHAN REDAKSI:
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here