Beranda HEADLINE NEWS Bupati Minta Kades Baru Belajar Pemerintahan dan Serap Semua Aspirasi Warganya

Bupati Minta Kades Baru Belajar Pemerintahan dan Serap Semua Aspirasi Warganya

38
0
BERBAGI

Inspirasicendekia.com,┬áMALANG – Amanah dan tanggung jawab memimpin dan membangun desa sesuai harapan warga masyarakat langsung dipikul 57 kepala desa baru yang dilantik sore ini, Selasa (13/6). Selama kurun waktu maksimal tiga bulan, para kades ini dituntut segera bisa menyesuaikan dan merealisasikan program-program yang sudah dicanangkan.

Pesan ini disampaikan langsung Bupati Malang DR H Rendra Kresna usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 57 kepala desa yang baru terpilih tahun ini. Prosesi pelantikan ini dilangsungkan di Pendopo Agung Kantor Bupati Malang dan disaksikan juga Wabup HM Sanusi dan Sekda Kabupaten Malang Abdul Malik.

“Masa tiga bulan setelah dilantik ini harus betul-betul dimanfaatkan oleh kades incumbent maupun baru. Mereka harus segera melakukan penyesuaian dan mempelajari program-program yang ada dalam APBDesa masing-masing,” tegas Rendra usai pelantikan.

Bupati Minta Kades Baru Belajar Pemerintahan dan Serap Semua Aspirasi WarganyaDikatakan, kades incumbent tidak bisa kemudian hanya berbekal pada penglaman tanpa mau belajar lagi. Mereka tetap harus banyak belajar menyelesaikan masalah besar dan merangkul semua komponen. Sementara, yang baru harus belajar betul ilmu pemerintahan. Terlebih, latar belakang pendidikan mereka tidak banyak dari ilmu pemerintahan.

“Ya, selama tiga bulan ke ini harus learning by doing. Kesalahan sama agar tidak terulang kembali,” tegasnya.

Rendra memastikan pihak Pemkab akan lakukan pendampingan, dan bukan kesalahan yang dicari. Jika didapati ada yang kurang tepat, harus diperbaiki sejak awal.

“Semua harus mampu menghasilkan kemajuan. Jangan sampai ada satupun aspirasi yang tercecer dan tidak terserap,” imbuhnya.

Namun begitu, Rendra Kresna meminta kepala desa pandai-pandai menentukan perioritas dalam menyusun APBDesa sehingga Dana Desa dan ADD bisa termanfaatkan secara optimal.

“Dana senilai Rp 1-2 miliar memang besar, namun akan sulit untuk bisa memenuhi aspirasi seluruh warga desa, karena bisa saja kurang,” tegas bupati dua periode ini.

Rendra juga berpesan, menjadi kades sejatinya kesempatan menjalankan amanah. Bukan semata kemenangan sehingga bisa semaunya sendiri saat menjabat. Dalam amanah berarti tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam nenjalankan pemerintahan sebaik-baiknya bekerja sama dengan semua komponen yang ada.

Menariknya, para kades ini datang dalam acara pelantikan ini diiringi segenap masyarakat pendukung, anggota DPD dan anggota keluargannya. Bupati Rendra pun mempersilahkan foto-foto selfie bersamanya, wabup, dan Sekda. [min]

PILIHAN REDAKSI:
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here